Sengkarut PPDB, Warga Jombang Demo Minta Menteri Pendidikan Dicopot
- VIVA Malang (Elok Apriyanto/Jombang)
"Harusnya ini kan ditindaklanjuti, dan bagaimana menteri ini kok seperti ini. Untuk itu, kita pecahkan secara bersama, sehingga Jombang atau masyarakat ini jangan sampai tak bisa sekolah ya. Untuk itu tuntutan kita ya satu, copot Nadiem sebagai menteri," tuturnya.
Sementara itu, Ketua paguyuban Komite SMP atau MTs se Jombang, Basit Suparno mengatakan selama ini memang banyak wali murid yang mengeluhkan terkait permasalahan zonasi.
"Kemarin itu pada saat rapat tentang PPDB ini memang permasalahannya banyak yang tidak tertampung di sekolah dekat dengan rumahnya," kata Basit.
"Contoh kemarin di Megaluh, terus Kesamben yang di Desa Blimbing, terus di Desa Bendet, Puton memang mereka gak bisa masuk, karena kalah zonasinya dengan yang lebih dekat jaraknya," ujar Basit.
Untuk itu, diperlukan upaya yang tegas dari pemerintah. Bila memang menerapkan sistem zonasi, harus diimbangi dengan peningkatan infrastruktur sekolah.
Sehingga, sekolah-sekolah lain yang kurang memiliki infrastruktur bisa menjadi salah satu pilihan bagi calon pelajar yang tidak masuk sekolah negeri favorit lantaran kendala zonasi.
"Apa solusinya, Pemerintah kalau menerapkan zonasi harus diimbangi dengan peningkatan infrastruktur sekolah. Artinya sekolah di situ harus ditambahi," tuturnya.