Jurus Pemkot Pasuruan Angkat Potensi Olahan Ikan Bandeng di Kawasan Heritage ala Semarang

Kawasan heritage di Kota Lama Semarang
Sumber :
  • Mochammad Rois

Usai menimba ilmu di Dinas Perikanan dan Dinas UMKM dan Koperasi Kota Semarang, para peserta LKTW bergeser mengunjungi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, yang kemudian ditemui oleh Haryadi Dwi Prasetyo, Sub Koordinator Sejarah dan Cagar Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang.

Ratusan Hafiz-Hafizah Kota Pasuruan Raih Penghargaan, Mas Adi Beri Motivasi Tinggi

Dalam pertemuan itu, Haryadi mengatakan jika berdasarkan regulasi konvensi Unesco, persyaratan untuk mengelola kawasan heritage mutlak harus dibentuk badan otorita atau badan pengelola kawasan heritage.

"Posisi kawasan Kota Lama Semarang ini posisinya sudah diajukan tentative list Unesco. Tinggal satu langkah lagi kita dorong. Kita mengajukannya tahun 2015 dan kami sudah mempunyai Badang Pengelola Kota Lama," terang Haryadi Dwi Prasetyo, Sub Koordinator Sejarah dan Cagar Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang.

Adi Wibowo Sabet Penghargaan Kepala Daerah Inspiratif di Kabarpas Awards 2024

Haryadi menambahkan jika suatu kawasan ingin dijadikan kawasan World Heritage, pemerintahnya dan badan pengelolanya harus mempunyai action plan lalu menuangkannya ke naskah, sebagai bahan pengajuan ke Unesco. 

''Selain itu juga harus membuat master plan untuk pengelolaan berkelanjutan di masa depan,'' ujar Haryadi.

Anugerah Inovasi Reka Karsa Cipta, Mas Adi Berharap Kota Pasuruan Bermunculan Inovator

Kawasan heritage di Kota Lama Semarang

Photo :
  • Mochammad Rois

Selain itu, konektivitas antar situs juga harus diperhatikan. Di Kota Semarang ini tercatat ada 4 situs. Situs kampung Melayu, Arab, Pecinan dan terakhir adalah Kota Lama itu sendiri. Karakternya hampir mirip dengan Georges Stones di Penang, Malaysia.

Halaman Selanjutnya
img_title