Tak Hanya Bantu Daftar Merek, Mebiso Juga Bantu Pemasaran Online Secara Gratis

Mebiso memasarkan produk penyintas ODGJ di Malang lewat TikTok.
Sumber :
  • VIVA Malang/Moh Badar Risqullah

Malang, VIVA - Adanya transformasi digital mendukung Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk maju. Kekinian, terdapat tren berjualan melalui platform media sosial, utamanya TikTok. 

img_title Sepekan Pencarian, Jenazah Ibu Hanyut di Sungai Glidik Malang Ditemukan di Pantai Alas Purwo Banyuwangi

Melalui sesi jualan live, pemilik UMKM dapat memperkenalkan produk mereka, menjelaskan fitur dan manfaatnya, serta memberikan penawaran khusus secara langsung kepada penonton. 

Untuk itu, Mebiso menggeber kampanye berjudul #Melek Merek. Dalam kegiatan bertajuk “Satu Jiwa Beragam Karya Bersama Mebiso,” ini, tak hanya memberikan fasilitas pendaftaran merek secara gratis, namun juga membantu pemasaran digital produk batik yang diberi nama “Danakirti,” tersebut. 

img_title Korban Puting Beliung di Malang Dapat Bantuan Material agar Rumah Bisa Ditempati

“Kami juga turut membantu pemasaran melalui akun TikTok milik KOL yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semoga bisa memberikan manfaat,” papar CEO Mebiso, Hesti Rosa.

Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk dukungan peringatan Hari Kekayaan Intelektual, World Intellectual Property Organization (WIPO) menggaungkan pemanfaatan Kekayaan Intelektual demi mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

img_title Bantu Permodalan, Mekaarpreneur Dorong UMKM Jatim Naik Kelas

Mebiso memasarkan produk penyintas ODGJ di Malang lewat TikTok.

Photo :
  • VIVA Malang/Moh Badar Risqullah

Antara lain, merek dagang dapat merangsang pertumbuhan ekonomi, mendorong perusahaan untuk terus berinvestasi dalam penelitian dan dapat mempengaruhi pola konsumsi masyarakat. Serta, membantu membangun institusi yang lebih kuat dalam membina kemitraan.

Terinisiasi sebagai wujud Corporate Social Responsibility (CSR) kepada penyintas Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang terdapat di Desa Wonorejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Mebiso dan Gerakan Peduli Jiwa Sehat (Gerdu Sawah) menggelar sebuah kegiatan.

Kegiatan bekerjasama dengan RSJ Dr Radjiman Wediodiningrat Lawang ini bertajuk “Satu Jiwa Beragam Karya Bersama Mebiso,”, Selasa, 23 April 2024. Program tersebut turut mendapatkan apresiasi dari International Mental Health Cooperation and Training Center (IMHCTC) Taiwan.

Sebanyak 11 penyintas ODGJ di kawasan tersebut berdaya bersama masyarakat sekitar untuk membuat Batik Ciprat, sandal dan kemocheng. Dalam hal ini, Mebiso membantu membuatkan nama brand yang unik, penentuan kelas dan pendaftaran merek secara gratis.

“Kami memberikan dukungan kepada masyarakat yang ingin berkarya dan membuat karya UMKM. Salah satunya, dengan memberikan fasilitas untuk membuatkan nama unik, logo hingga pendaftaran mereknya,” kata CEO Mebiso, Hesti Rosa.

Sementara itu, Direktur Utama RSJ Dr Radjiman Wediodiningrat Lawang dr. Yuniar Sp.KJ, MMRS, memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Mengingat, sebelumnya, ada 40 penyintas ODGJ yang dibantu hingga sembuh oleh rumah sakit tersebut. Kemudian, mereka diberdayakan di Desa ini untuk membuat sebuah karya. 

Halaman Selanjutnya
img_title