Jasad Bayi yang Ditemukan Pemulung di Jombang, Ternyata Sudah Mati Sebelum Dibuang

Proses evakuasi jasad bayi di Jombang
Sumber :
  • VIVA Malang / Elok Apriyanto (Jombang)

Jombang, VIVA – Usai 2 pekan berlalu, hasil autopsi jasad bayi yang ditemukan pemulung di saluran irigasi pertanian di Desa Rejoslamet, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, telah keluar.

img_title 3 Pasar di Jombang Masih Sepi Pedagang, Bupati Belum Punya Langkah Kongkrit

Dari hasil autopsi jasad bayi tersebut, diketahui bahwa bayi tersebut sudah dalam kondisi meninggal sebelum akhirnya dibuang ke sungai saluran irigasi.

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Sukaca, mengatakan, dari hasil autopsi oleh dokter forensik, bayi tersebut sengaja dibuang dengan kondisi sudah meninggal. 

img_title Diterjang Hujan dan Angin, Bangunan Pagar SDN di Jombang Ambruk

"Dari kesimpulan dokter forensik, menyebutkan bahwa bayi itu dibuang dalam kondisi meninggal," kata Sukaca, Sabtu, 6 April 2024.

Sukaca menjelaskan, hal ini dibuktikan bahwa, cairan atau air di dalam paru paru bayi berjenis kelamin perempuan itu tidak ada. 

img_title Baveti Jombang Resmi Terbentuk, Siap Memasyarakatkan Olahraga Tenis di Kota Santri

"Jika meninggal karena tenggelam, maka cairan atau air dalam paru-paru pasti ada," ujarnya.

Meski demikian, untuk penyebab kematian bayi yang ditemukan pemulung itu masih dalam proses penyelidikan. "Untuk penyebab kematiannya masih kita dalami," tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Misto (55 tahun) seorang pemulung, asal Desa Japanan Kecamatan Mojowarno, menemukan jasad bayi berjenis kelamin perempuan kondisi tali pusarnya masih melekat.

Bayi tersebut ditemukan Misto mengambang di sungai, dan sempat dikira boneka hingga dicuci dalam sungai, pada Selasa, 26 Maret 2024.