Ada Dugaan Pungutan Proyek, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang Bakal Evaluasi ke Bawah

Kadisdikbud Jombang Senen
Sumber :
  • VIVA Malang (Elok Aprianto-Jombang)

Jombang, VIVA – Dugaan pungutan proyek pekerjaan pengadaan langsung (PL) rehab pembangunan gedung SMP mendapat respon Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang, Jawa Timur.

Imbauan Pj Wali Kota Malang, Studi Tur Sebaiknya di Malang Raya Saja

Kepala Disdikbud Jombang, Senen, membantah, jika ada pungutan sebanyak 20 persen pada setiap proyek PL di jenjang pendidikan SMP. 

"Saya tidak pernah menerima itu. Tapi ini akan jadi masukan bagi kami. Kami akan lakukan pengecekan ke bawah," sergahnya saat dikonfirmasi, Senin 8 Juli 2024.

Bantu Mediasi, Disdikbud Jombang Harap Kasus Siswa SD yang Terancam Buta Diselesaikan Kekeluargaan

Lebih lanjut, Senen mengaku tak pernah kenal dengan pihak dari rekanan yang mengerjakan rehab maupun pengadaan mebelair di SMPN.

"Saya tidak pernah menerima tawaran itu, tidak kenal juga dengan kontraktornya, dan tidak menerima (uang hasil pungutan 20 persen)," ujarnya.

Ratusan Guru PAUD di Jombang, Ikuti Bintek Pembelajaran Paradigma Baru

Ia menjelaskan bahwa anggaran APBD untuk rehab sekolah sangat minim. Bahkan beberapa sekolah harus membayar sendiri untuk uang penebangan pohon di lahan yang akan dibangun, atau menguruk tanah yang bakal dibangun. 

"Saking mepetnya anggaran, lha kalau dipangkas 20 persen, logikanya apa ya mungkin bangunan bisa selesai," tuturnya.

Halaman Selanjutnya
img_title