Idul Adha Asik Dengan Tradisi Santri Nyate di Ponpes Tebuireng Jombang

Santri Tebuireng saat nyate bareng.
Sumber :
  • VIVA Malang (Elok Apriyanto/Jombang)

"Lagi bakar sate. Setelah salat idul adha temen-temen lihat dan bantu pemotongan daging kurban. Baru setelah dibagikan, kita bakar-bakar ini," kata Rafiq, Senin, 17 Juni 2024.

Pemudik yang Ngaku Dibegal di Mojoagung Jombang, Ternyata Pura-pura

Momen ini merupakan momen terindah bagi para santri. Karena pada momen nyate bareng itu, para santri bisa bertukar cerita pada sesama santri.

"Ya seru banget sih, kalau di rumah mungkin tidak bisa cerita-cerita, kalau di sini makin banyak lah pengalamannya," ujarnya.

Begal Bersajam Beraksi di Jombang, Pemudik jadi Korban

Makanan sate yang dibakar oleh para santri ini, nantinya akan disantap bareng bersama santri lainnya, yang sudah membuat olahan daging kurban lainnya, seperti gulai dan lain sebagainya.

"Sate yang sudah dibakar mungkin masih 30 an lah, nanti makan bareng sama temen. Di kamar sudah ada yang bikin gule, sop daging dan lain-lain, alhamdulillah senang," tuturnya.

Demo Tolak UU TNI di Jombang, Diwarnai Aksi Bakar Ban

Sementara itu, Haji Lukman Hakim selaku Mundir Ponpes Tebuireng Jombang menjelaskan, hewan kurban yang disembelih para santri ini berasal dari santri dan para tokoh masyarakat. Totalnya ada 27 ekor sapi kurban.

"Santri yang diserahkan kurban dari tokoh masyarakat semuanya ada 27 hewan kurban," kata Lukman.

Halaman Selanjutnya
img_title