Melek Media, APEL Batu Gandeng PWI Malang Raya Gelar Diskusi Jurnalistik

APEL Batu gelar diskusi jurnalistik
Sumber :
  • Galih Rakasiwi

Batu, VIVA – Keberadaan wartawan abal-abal yang tidak menjalankan kode etik jurnalistik tentu sangat meresahkan. Rata-rata mereka memasang wajah melas hingga melakukan intimidasi dan pemerasan untuk mendapatkan sesuatu.

Pemeriksaan Hewan Peliharaan Secara Gratis saat Momen HPN di CFD Malang

Asosiasi Petinggi Kepala Desa dan Lurah (APEL) Kota Batu menggagas penyelenggaraan Diskusi Jurnalistik yang diselenggarakan di Balai Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Rabu, 8 Mei 2024.

Dalam kegiatan itu APEL mengundang Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya, Cahyono sebagai pembicara untuk memberikan pemahaman jurnalistik.

Kisah Pengacara yang Berjuang Demi Keadilan Wong Cilik

Ketua APEL Batu, Wiweko mengaku jika banyak kepala desa yang mengaku kebingungan membedakan mana wartawan kompeten dan wartawan abal-abal.

Dari penuturan sejumlah kades, oknum wartawan abal-abal itu berasal dari luar Kota Batu. Karena merasa asing, terkadang membuat sejumlah kades bimbang, antara menerima atau menolak kehadiran mereka.

Perlindungan Indikasi Geografis Apel Kota Batu Demi Selamatkan Potensi Ekonomi Lokal

"Jadi kawan-kawan kades ini belum memahami bagaimana menyikapi oknum yang mengatasnamakan wartawan. Pemahaman kejurnalistikan ini sebagai benteng bagi kami agar bisa mempersempit ruang gerak wartawan abal-abal. Ke depan tentu agenda ini akan kita laksanakan secara berkelanjutan," kata Kepala Desa Oro-oro Ombo ini.

Hal senada dikatakan Wakil Ketua APEL Batu, Andi Faizal Hasan yang menjelaskan jika kegiatan ini sudah diagendakan oleh pihaknya jauh-jauh hari. Tujuannya yaitu agar kepala desa di Kota Batu bisa memahami dunia jurnalistik dan media massa.

Halaman Selanjutnya
img_title