Pedagang Pasar Pagi Mulai Berjualan di Pasar Induk Among Tani

PKL Pasar Pagi mulai berjualan di Pasar Induk
Sumber :
  • Galih Rakasiwi

Batu, VIVA – Ribuan Pedagang Kaki Lima (PKL) pasar pagi mulai berjualan di Pasar Induk Among Tani. Relokasi ini disambut baik oleh 1.057 pedagang karena kepastian nasib mereka yang sudah lama terkatung-katung tak kunjung dipindahkan terjawab sudah.

Jatim Park Group Tebar 2.500 Bingkisan untuk Warga Kota Batu

Mereka semakin senang lantaran pasar yang menjadi ikon wisata Kota Batu ini kondisinya megah, bersih dengan akses jalan sangat memadai. Pedagang berharap dapat terus menjalankan usaha mereka dengan baik di tempat baru ini.

Salah satu pedagang, Sutrisno mengaku menyambut baik langkah ini karena mereka tidak lagi berada dalam ketidakpastian.

Polres Batu Amankan 3 Pelaku Pengedar Uang Palsu Asal Blitar

Keputusan untuk memindahkan pedagang ke Pasar Induk Among Tani ia apresiasi karena  sudah memperhatikan nasib mereka.

"Terima kasih Pemkot Batu karena kami kini memiliki tempat yang lebih baik dan layak untuk berjualan. Tentu tempat baru ini akan memberikan peluang lebih besar bagi kami untuk berkembang," katanya, Senin 6 Mei 2024.

Dindik Pastikan Pembangunan Sirkuit BMX Tahun Ini, Anggarkan Rp1,6 Miliar

Kepala Diskumdag Kota Batu, Aries Setiawan mengatakan kebutuhan untuk relokasi pedagang sangat mendesak karena Stadion Brantas akan segera direvitalisasi untuk pengembangan olah raga di Kota Batu.

"Apalagi pada 2025 mendatang Kota Batu ditunjuk menjadi salah satu tuan rumah perhelatan Porprov Tentu perpindahan ini sangat penting," ujarnya.

Nanti, para pedagang akan ditempatkan sesuai zonasi seperti area pangan basah, pangan kering, siap saji, dan non pangan. Setiap pedagang akan mendapat los berukuran 1 x 2 meter.

"Lalu untuk jam operasional pedagang mulai jam 22.00 sampai 07.00 WIB. Semoga nanti pedagang bisa menaati peraturan dan kesepakatan waktu operasional agar tidak menganggu aktivitas Pasar Induk Among Tani di siang harinya," tuturnya.

Dengan masuknya para pedagang pasar pagi tersebut, Pasar Induk Among Tani Kota Batu bisa beroperasional selama 24 jam. Diharapkan, selain menjadi daya tarik wisatawan, pasar tersebut juga bisa mendorong sektor perdagangan setempat

"Kita berharap perekonomian Kota Wisata Batu tumbuh berkembang tidak hanya sektor pariwisata tapi juga sektor perdagangan yang akan berdampak bagi masyarakat kota Batu," tuturnya.