Catat dan Simpan! Ini Link Nonton Dirty Vote, Film yang Membongkar Desain Kecurangan Pemilu 2024

Film dokumenter Dirty Vote.
Sumber :
  • Dok. Channel YouTube Dirty Vote

Penggunaan kekuasaan yang kuat dengan infrastruktur yang mumpuni, tanpa malu-malu dipertontonkan secara telanjang di hadapan rakyat demi mempertahankan status quo.

Pasangan Mujib - Wardah daftar ke KPU di Hari Terakhir

Penjelasan ketiga ahli hukum tata negara dalam film Dirty Vote tersebut tentu berpijak pada sejumlah fakta dan data yang ada. Bentuk-bentuk kecurangan pemilu diurai dengan analisa hukum tata negara.

Berbeda dengan film-film dokumenter sebelumnya, di bawah bendera WatchDoc dan Ekspedisi Indonesia Baru, Dirty Vote lahir dari kolaborasi lintas Civil Society Organization (CSO) atau kelompok masyarakat sipil.

DPC PKB Batu Laporkan Lukman Edy ke Polres Batu

Tercatat ada 20 lembaga yang terlibat kolaborasi dalam pembuatan film Dirty Vote ini, yaitu Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Bangsa Mahardika, Ekspedisi Indonesia Baru, Ekuatorial, dan Fraksi Rakyat Indonesia.

Kemudian, Greenpeace Indonesia, Indonesia Corruption Watch (ICW), Jatam, Jeda Untuk Iklim, KBR, LBH Pers, Lokataru, Perludem, Salam 4 Jari, Satya Bumi, Themis Indonesia, Walhi, Yayasan Dewi Keadilan, Yayasan Kurawal, dan YLBHI.

Sekjend HIPMI Dorong Hendy Setiono Berpasangan Dengan Kaesang Pangarep di Pilwali Surabaya

Film berdurasi 1 jam 57 menit itu adalah film keempat yang disutradarai Dandhy Dwi Laksono dengan mengambil momentum pemilu. Pada 2014, Dandhy lewat rumah produksi WatchDoc meluncurkan film yang berjudul Ketujuh.

Pada 2017, Dandhy menyutradarai Jakarta Unfair menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta. Dua tahun kemudian, dia menyutradarai film Sexy Killers yang tembus 20 juta penonton di masa tenang Pemilu 2019.

Halaman Selanjutnya
img_title