Festival Kampung Pecinan di Jombang, Banyak Lampu Lampion Padam Sebelum Digelar

Lampion yang kondisinya mati di jalan Buya Hamka.
Sumber :
  • Elok Apriyanto / Jombang

Jombang, VIVAFestival kampung Pecinan di jalan Buya Hamka, Desa Jombang, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, hingga saat ini belum dimulai.

Ratusan Lembaga Naungan Disdikbud Jombang, Terima Hibah Tahun 2025

Padahal kegiatan itu merupakan upaya Pemkab Jombang, melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) untuk memeriahkan tahun baru Imlek.

Namun, karena alasan tertentu, festival yang harusnya digelar 13 hingga 15 Februari kemarin hingga saat ini belum ada kejelasan terkait pelaksanaannya.

DPRD Jombang Surati Kementrian PUPR, Proyek Pamsimas Kini Mulai Beroperasi Lagi

Padahal di sepanjang jalan Buya Hamka sudah ada persiapan untuk festival tersebut, salah satunya dengan memasang lampion di sepanjang jalan, dan hiasan lampu lampion di depan rumah warga.

Ironisnya, saat ini sudah banyak lampu lampion yang padam, padahal festival itu belum digelar, akibat ditunda.

Ratusan Kepsek SD Negeri Maupun Swasta Dikumpulkan Disdikbud Jombang

"Katanya di sini rencananya ada kayak festival kampung pecinan," kata Soleh salah satu pedagang sekitar, jalan Buya Hamka, Kamis, 27 Februari 2025.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa lampu lampion ini sudah di pasang sejak akhir bulan Januari kemarin pada saat sebelum Imlek.

"Informasi kemarin pertengahan bulan ini. Tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan kapan akan diselenggarakannya," ujarnya.

Ia pun menyayangkan, dimana kegiatan festival belum berjalan, namun sejumlah lampu lampion sudah banyak yang padam. "Ya itu lampu lampionnya sudah banyak yang mati. Padahal acara belum mulai. Mungkin rusak terkena hujan jadi banyak yang mati," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Disporapar Jombang, Bambang Nurwijanto mengaku belum mengetahui kapan festival itu akan diselenggarakan. 

"Itu belum tahu kapan akan diselenggarakan," katanya.

Bambang menyebut, untuk konsep dan pelaksanaan sendiri sudah sempat dilakukan pembahasan. "Jadi nanti ada kuliner pecinan, festival seperti barongsai dan sebainya selama beberapa hari di jalan tersebut," ujarnya.

Saat ditanya terkait alasan mundurnya festival Kampung Pecinan itu, Bambang tidak bisa menjelaskan secara detail. "Ya mundur karena ada beberapa teknis yang harus dilakukan pembahasan lagi," tuturnya.

Saat disinggung banyaknya lampion yang mati, Bambang mengungkapkan akan segera melakukan koordinasi dengan pantia penyelenggara. 

"Nanti akan dilakukan perbaikan panitia," kata Bambang.