Koperasi SAE, Harapan Pemkot Batu Sejahterakan Petani

Potensi pertanian di Kota Batu
Sumber :
  • VIVA Malang / Galih Rakasiwi

Batu, VIVA – Pemerintah Kota Batu menunjukkan keseriusannya dalam memperhatikan nasib petani lokal melalui rencana pembentukan Koperasi Smart Agriculture Ekosistem (SAE) Cooperatif.

img_title Salut dan Bangga, Sosok Humanis Kombes Pol Budi Hermanto Selalu di Hati Warga Batu


Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari strategi memperkuat kelembagaan petani, sekaligus mendorong pemasaran produk pertanian yang lebih stabil dan berkelanjutan.

Wali Kota Batu, Nurochman, menyampaikan bahwa koperasi merupakan bentuk kelembagaan paling ideal bagi petani, terutama dalam menjawab tantangan fluktuasi harga saat panen raya.

“Selama ini petani kerap menghadapi masalah harga jatuh saat panen melimpah, karena lemahnya akses pasar. Oleh karena itu, Pemkot Batu ingin membentuk Koperasi SAE Cooperatif sebagai jawaban atas permasalahan tersebut,” katanya, Rabu, 16 April 2025.

Lebih jauh, Cak Nur sapaanya memaparkan bahwa koperasi nanti tidak hanya akan bergerak dalam skala lokal, melainkan juga menembus pasar internasional. Salah satu upaya konkret yang telah dilakukan yakni menjalin komunikasi dengan perusahaan agribisnis asal Singapura, PT Sweet Green.

“Kami sudah mengirim 12 sampel produk pertanian dari petani Batu ke Singapura. Produk seperti kentang, wortel, jambu kristal, brokoli, dan komoditas unggulan lainnya sudah diterima dan mendapatkan respon positif,” katanya.

Kerjasama itu tidak menggunakan sistem B to B (Bisnis to bisnis), di mana Koperasi SAE yang dibawah naungan Pemkot Batu akan menjadi mitra resmi PT Sweet Green. Dalam waktu dekat, Pemkot Batu menargetkan penandatanganan perjanjian kerjasama antara koperasi dan perusahaan tersebut.

“Jadi tidak dengan pemerintah namun melalui koperasi agar regulasinya lebih cepat. Bahkan, para petani pun telah menyatakan kesiapan untuk mensuplai jumlah produk sesuai kuota permintaan mitra. Harapan kami, koperasi SAE bisa menjadi holding yang membawahi koperasi-koperasi desa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Batu, Aries Setiawan, menegaskan bahwa inisiatif pembentukan Koperasi SAE Cooperatif merupakan bagian dari program visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu, Nurochman-Heli Suyanto.

“Pak Wali dan Pak Wawali ingin koperasi SAE menjadi kekuatan ekonomi desa. Dengan adanya koperasi SAE diharapkan petani di Kota Batu tak lagi kesulitan memasarkan hasil panen, bahkan bisa memperluas pasar hingga ke luar negeri, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa berbasis gotong royong dan kemandirian," tuturnya.

Halaman Selanjutnya
img_title