Jawab Keluhan Peternak Ayam, Pemkot Batu Bakal Berikan Subsidi Pakan

Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai saat di peternak telur ayam.
Sumber :
  • Prokopim KWB

Batu, VIVA – Kenaikan harga pakan dikeluhkan oleh para peternak ayam petelur. Pemkot Batu pun langsung bergerak cepat dengan berencana memberikan subsidi pakan, khususnya jagung.

Kota Batu Pastikan Destinasi Wisata dan Akomodasi Siap Sambut Wisatawan

Pasalnya karena pakan naik, harga telur ayam ras mengalami kenaikan yang sangat tinggi. Diharapkan dengan subsidi ini akan mendorong penurunan biaya operasional peternak sehingga menurunkan harga telur dipasaran sekaligus inflasi di Kota Batu.

Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai mengatakan subsidi merupakan langkah menurunkan harga komoditas telur ayam ras. Subsidi pakan bagi peternak ini, lanjutnya, akan menggunakan anggaran Biaya Tidak Terduga (BTT) APBD Kota Batu yang salah satunya difokuskan untuk pengendalian inflasi daerah. 

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia U23 di Piala Asia U23 2024, Ada Justin Hubner hingga Arkhan Fikri

"Dalam waktu dekat saya akan menggelar pertemuan dengan asosiasi peternak ayam ras, baik petelur maupun pedaging, untuk mengetahui secara up to date kondisi yang dialami peternak. Terutama kondisi saat ini, menjelang Idul Fitri, mengingat kebutuhan akan telur dan daging ayam ras meningkat serta kondisi di lapangan ketersediaan pakan ternak," katanya, Senin, 1 April 2024.

Hal itu dirasa tepat oleh Pj Wali Kota setelah dirinya mendatangi langsung peternak ayam di Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo pada Minggu, 31 Maret 2024 kemarin. 

Cegah Kemacetan Polres Batu Mulai Terapkan One Way

"Langkah itu muncul setelah saya menerima laporan dari peternak ayam petelur, akan banyaknya telur berkualitas rendah dari luar yang masuk dan diperdagangkan di Kota Batu. Tentunya kondisi ini akan mengganggu hasil ternak ayam petelur asli Kota Batu dengan produk yang lebih berkualitas sesuai standar," ujarnya.

Seperti diketahui bersama bahwa di Kota Batu ada 3 produk yang menyumbang inflasi tertinggi, yaitu beras, telur dan daging ayam. 

Halaman Selanjutnya
img_title