Buka Program Digital Communication, BINUS Malang : Sejalan Dengan Konsep Technopreneur

BINUS Malang luncurkan program digital communication
Sumber :
  • VIVA Malang/ Uki Rama

Malang, VIVA Universitas Bina Nusantara (BINUS Malang) yang memiliki visi mencetak lulusan technopreneur semakin menegaskan posisinya dengan membuka Program Digital Communication (DC). Mereka ingin melahirkan lulusan yang bisa menjawab kebutuhan industri komunikasi maupun di luar komunikasi.

img_title Saat BINUS Malang Bahas Jarak Dunia Kampus dan Industri Pasca Kelulusan

"Sebenarnya program digital communication sangat linear dengan moto kampus. Kami menyadari bahwa ada perubahan agar kampus dan industri itu inline. Kami ingin BINUS sebagai digital entrepreneurship mampu menciptakan lulusan yang bisa menjadi technopreneur, communication-preneur," kata Campus Director BINUS Malang, Dr Robertus Tang Herman, Kamis, 24 Juli 2025. 

Robert mengatakan, saat ini dunia teknologi dan bisnis sudah berubah karena perkembangan teknologi. Mereka berusaha menyiapkan berbagai sarana dan prasarana, mulai dari hardware, software, hingga desain kurikulum berbasis digital yang mendorong penguatan konten dan kapasitas mahasiswa di bidang komunikasi modern. 

img_title BINUS Malang Bikin School of Design untuk Generasi Kreatif

“Kekuatan kami ada di aspek teknologi yang memperkuat ekosistem digital komunikasi. Fasilitas prasarana dan sarana sebagai digitec campus terus kami perkuat," ujar Robert. 

Dekan Fakultas Digital Communication serta Hotel & Tourism, Dr Yanti Tjong, menjelaskan alasan pengembangan program karena mereka menganalisis munculnya fenomena profesi baru di sektor media digital. Jurusan Digital Communication merupakan peningkatan dari jurusan ilmu komunikasi untuk menjawab tantangan perkembangan teknologi. 

img_title Jawab Kebutuhan Zaman, Binus Malang Kenalkan Program Digital Psychology

“BINUS sebagai kampus yang terdepan mencoba menjawab pertanyaan apakah kami bisa mengembangkan program yang menghasilkan sumber daya sesuai kebutuhan industri. Maka komunikasi kami upgrade menjadi Digital Communication. Kami mendesain kurikulum agar dalam 2,5 tahun mahasiswa sudah punya portofolio dan siap terjun ke dunia kerja. Program ini sangat related dengan industri," tutur Yanti. 

Sementara Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi BINUS Malang, Frederik Masri Gasa mengatakan mereka ingin mencetak profesional yang mampu menjadi spesialis komunikasi strategis di era digital. BINUS Malang juga telah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang, seperti laboratorium multimedia, wahana digital, dan ruang praktik lainnya untuk mendukung pembelajaran praktis. 

“Kami memetakan kebutuhan industri dan menemukan empat sektor utama prospek karier mahasiswa. Banyak alumni kami yang saat ini bekerja sebagai spesialis media sosial, ini menunjukkan peluang besar. Target mahasiswa di tahun pertama adalah 80 orang. Kami optimistis bisa menjawab kebutuhan industri dan mencetak lulusan yang relevan," kata Frederik.