Modal PDIP Jombang saat Cari Calon Bupati dan Wakil Bupati Untuk Pilkada 2024

Sekretaris DPC PDIP Jombang Doni Anggun
Sumber :
  • Elok Apriyanto

Jombang, VIVA – DPC PDI Perjuangan Jombang mulai membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati untuk Pemilihan kepala daerah (Pilkada 2024). Pendaftaran ini dibuka sejak 26 April hingga 9 Mei 2024 mendatang. 

Cegah Aksi Pencurian, Polres Jombang Lakukan Patroli Rumah Kosong yang Ditinggal Mudik

Sekretaris DPC PDIP Jombang, Doni Anggun menuturkan proses yang mereka lakukan sesuai petunjuk dari DPP PDIP di Jakarta pada 16 April 2024 kemarin. Bagi bakal calon bupati dan wakil bupati yang sudah mengambil formulir diberi waktu 2 pekan untuk mengembalikan formulir terhitung sejak 28 April hingga 9 Mei 2024.  

"Tidak ada pungutan biaya. Syaratnya membawa KTP dan ijazah terakhir yang dilegalisir. Dan kriterianya harus nasionalis religius. Jangan sampai yang mendaftar ini berbau-bau yang anti Pancasila, selanjutnya kriterianya bisa bekerjasama dengan kami (PDI-P Jombang) dan itu yang paling utama karena itu sesuai dengan ad/art kita," kata Doni, Selasa, 23 April 2024. 

Arus Mudik dan Balik Lebaran, Pengguna Jalan Wajib Patuhi Aturan Lalu Lintas di Jombang

Doni menuturkan, bahwa pendaftaran ini terbuka bukan hanya untuk pengurus struktural, kader dan simpatisan saja. Namun juga di luar jaringan itu. Untuk keputusan akhir yang akan maju di Pilbup Jombang nanti akan ditentukan oleh DPP PDIP di Jakarta. 

"Yang selanjutnya, kader atau non kader, jawabannya bebas, kita buka peluang sebesar-besarnya, untuk siapapun yang mendaftar, karena keputusannya ada di DPP partai," ujar Doni.

Lebaran ke 3 di Jombang, Antrian Kendaraan Mengular dari SPBU hingga Mengkreng

PDIP Jombang sendiri sangat optimis bisa memenangkan Pilbup Jombang. Mereka mempunyai modal 10 kursi DPRD Jombang hasil Pemilihan Legislatif 2024 kemarin. 

Bekal 20 persen kursi DPRD Jombang dari raihan 147.000 suara ini membuat mereka optimis menemukan sosok yang pas untuk berkontestasi di Pilbup Jombang. Apalagi mereka memiliki ribuan kader militan yang tersebar hingga anak ranting. 

"Yang jelas kita mempunyai jumlah yang lumayan basis masa, dan pengurus kami sampai ke tingkat DPC, PAC, ranting sampai ke anak ranting. Kalau sampai rantingnya saja ada sekitar 2.000, sekian kalau ditambah anak ranting sampai 8.000 sekian, itu basis kekuatan organisasi PDI-P Jombang," tutur Doni. 

"Pada Pemilu kemarin kita memperoleh 147.000 suara. Dan mendapat 10 kursi di DPRD Jombang, atau sekitar 20 persen dari jumlah total kursi DPRD Jombang. Dan jumlah ini yang nantinya kami tawarkan pada calon bupati maupun wakil bupati yang mendaftar, dan bertarung pada Pilkada nantinya," tambahnya.

Doni menyebut, setelah proses pendaftaran dibuka. Mereka akan melakukan penjaringan. Termasuk mengukur elektabilitas calon bupati maupun calon wakil bupati yang akan berkontestasi di Pilkada 2024 sebelum resmi mendaftar ke KPU Daerah setempat. 

"Sebenarnya survei yang kami lakukan sebelumnya, untuk melihat kira-kira, bagaimana peta politik di Jombang. Dan prosesnya tetap melalui penjaringan. Dan survei pun gak berhenti di sini, setelah pendaftaran, pada bulan Agustus akan kami lakukan survei lagi, untuk melihat peta kekuatan, sebelum kita mendaftar secara resmi ke KPU," kata Doni.