Keseriusan JTP Group Perkuat Standar Keamanan dan Mutu Wisata
- VIVA Malang (Galih Rakasiwi)
Batu, VIVA – Jatim Park Group menunjukkan komitmennya terhadap standar mutu dan keamanan dengan melakukan proses sertifikasi tempat wisata untuk tahun kedua.
Selama delapan hari, mulai 9 hingga 16 Desember, lembaga sertifikasi usaha pariwisata Lintas Sertifindo Unggul (LSU) melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh theme park di bawah naungan Jatim Park Group, termasuk Jatim Park 3 dan Batu Night Spectacular (BNS).
Proses sertifikasi dipimpin oleh Asesor LSU, Ihsan Averroes, bersama rekannya Benny Benyamin. LSU adalah lembaga sertifikasi yang telah memiliki Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) serta terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN).
"Ini merupakan tahun kedua kami melakukan audit terhadap Jatim Park Group. Tahun lalu, mereka telah meraih sertifikasi Tempat Rekreasi Grade A. Sertifikasi ini memastikan bahwa Jatim Park Group memenuhi lima unsur penilaian, yaitu fasilitas, sumber daya manusia, pelayanan, produk, dan sistem manajemen," kata Ihsan Averroes, Jumat 13 Desember 2024.
Pada tahun kedua, audit difokuskan pada aspek keselamatan dan perawatan wahana. Dalam verifikasi, pihaknya menurunkan tim ahli spesifikasi untuk mengevaluasi kelayakan operasional berbagai wahana, terutama di Jatim Park 3 yang mayoritas bersifat outdoor. Salah satu temuan utama adalah adanya karat pada beberapa wahana akibat paparan cuaca.
"Karat tidak dapat dihindari, terutama pada wahana outdoor. Kami merekomendasikan agar karat segera dihilangkan menggunakan alat dan bahan kimia tertentu," ujarnya.
Temuan tersebut masuk dalam kategori minor dan harus diselesaikan dalam waktu tiga bulan. Selain itu, tim sertifikasi juga memberikan saran perbaikan terkait ruangan yang kurang rapi serta evaluasi terhadap standar operasional prosedur (SOP) yang digunakan.
"Nah, jika temuan itu tidak segera ditindaklanjuti, Jatim Park Group harus melaporkan hasil perbaikan dengan bukti berupa foto dan video, yang kemudian akan diverifikasi melalui audit lanjutan," katanya.
Sementara itu, Dirut Jatim Park 3, Suryo Widodo menjelaskan bahwa sertifikasi adalah langkah penting untuk meningkatkan mutu manajemen pariwisata, khususnya dalam memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung.
"Melalui sertifikasi, kami jadi memiliki acuan dan standar tertentu terkait pelayanan dan manajemen usaha. Hal ini memungkinkan kami untuk terus belajar dan berbenah. Sebagai destinasi wisata besar, kami tidak hanya berfokus pada wahana yang menarik, tetapi juga memastikan keselamatan pengunjung," katanya.
Suryo menambahkan bahwa audit sangat relevan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), saat jumlah kunjungan wisatawan diperkirakan meningkat signifikan.
Sertifikasi ini memberikan kepastian kepada pengunjung bahwa Jatim Park Group terus berkomitmen terhadap kualitas layanan.
"Ibaratnya, orang sering kali tidak dapat melihat kekurangannya sendiri. Dengan adanya audit dari lembaga terpercaya, kami jadi tahu apa yang harus diperbaiki. Ini juga menjadi dorongan untuk tetap kompetitif di industri wisata nasional," tuturnya.
Sertifikasi usaha pariwisata memainkan peran penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap sebuah destinasi wisata. Selain memastikan bahwa tempat wisata aman dan nyaman, sertifikasi juga menjadi indikator kredibilitas pengelola dalam menyediakan layanan terbaik.
"Jatim Park Group ingin menunjukkan bahwa pihak kami memiliki model pengelolaan pariwisata yang profesional dan berorientasi pada keselamatan pengunjung. Itu paling penting," ujarnya.