Usung Tema Eco Green, Begini Fasilitas yang Ada di Posyan Polres Jombang

Pos pelayanan operasi ketupat Semeru 2024 Polres Jombang
Sumber :
  • VIVA Malang / Elok Apriyanto (Jombang)

Jombang, VIVA – Berkonsep Eco Green atau ramah lingkungan, pos pelayanan (Posyan) operasi ketupat Semeru 2024, Polres Jombang, Jawa Timur, memiliki berbagai pelayanan yang disediakan bagi para pemudik.

Lebaran ke 3 di Jombang, Antrian Kendaraan Mengular dari SPBU hingga Mengkreng

Pos pelayanan yang dibuka sejak tanggal 4 April hingga 17 April 2024 itu, dibuat mirip dengan tampilan kafe, dan dijamin bisa memberikan pelayanan terbaik pada para pemudik nantinya.

Kanit Regident Satlantas Polres Jombang Iptu Rita Puspita Sari menjelaskan, dalam pelaksanaan operasi ketupat Semeru 2024, Polres Jombang mengusung tema Pos pelayanan ramah lingkungan atau Eco Green.

Mobil Rombongan Keluarga Pemudik dari Tuban Terbakar di Jombang

"Jadi temanya Pos pelayanan Polres Jombang ini ramah lingkungan atau Eco Green," kata Rita, Jumat 5 April 2024.

Ia menyebut di dalam pos pelayanan milik Polres Jombang itu, terdapat beberapa fasilitas yang disediakan untuk melayani para pemudik yang singgah selama arus mudik nanti.

Mayoritas Penumpang di Stasiun Malang Tujuan Yogyakarta - Jakarta

"Fasilitasnya ada tempat bermain untuk anak-anak, ada kursi pijat, ada pelayanan kesehatan gratis, ada minuman gratis, ada info soal cuaca, jadwal Kereta Api dan info seputar arus kendaraan di wilayah Kabupaten Jombang," ujarnya.

Ia menegaskan Posyan Polres Jombang memang sengaja didirikan di alun-alun Jombang, dekat dengan pintu stasiun KA Jombang. Hal ini untuk memantau arus mudik lebaran melalui jalur transportasi umum salah satunya kereta api.

"Pos pelayanan dari Polres Jombang ini ditempatkan di alun-alun ini karena masyarakat Jombang apabila mereka melaksanakan ngabuburit atau berkumpul bersama keluarga rata-rata, kebanyakan di alun-alun," tuturnya.

"Dan selanjutnya dekat dengan stasiun KA, kita petugas mengantisipasi adanya arus mudik dari luar daerah yang menggunakan fasilitas kereta api," kata Rita.

Selain itu, Rita mengaku Polres Jombang juga ingin memberikan jaminan rasa aman pada umat muslim yang hendak beribadah di Masjid Agung Jombang.

"Dan ada Masjid Agung, dimana masyarakat Jombang, yang dikenal sebagai kota santri, untuk beribadah pada (lebaran nanti) ada di masjid agung," ujarnya.

Tak hanya itu, Rita mengaku di dalam Posyan terdapat ruang command center, dimana ruangan itu dilengkapi dengan layar pemantauan CCTV yang terletak di beberapa titik jalur mudik lebaran.

"Di sini (command center) kita bisa memantau, arus kendaraan dari berbagai wilayah, ini ada di pos rest area tol 678 A, ini juga ada di pos pintu keluar tol Tembelang, ini juga ada pos perbatasan Mojoagung, yang ini ada di rel KA Bandarkedungmulyo, dan yang ini dari rest area tol 678 B," tuturnya.

"Artinya arus mudik lebaran bisa dipantau dari ruang command center yang ada di pos pelayanan yang ada di alun-alun Jombang. Karena di setiap pos juga dilengkapi kamera CCTV, yang memungkinkan kita untuk memantau arus kendaraan yang keluar masuk Jombang," kata Rita.

Ia pun memprediksi bahwa arus puncak mudik lebaran akan terjadi pada hari Sabtu pekan ini. Mengingat pada awal pekan depan sudah memasuki masa libur lebaran.

"Diperkirakan karena libur lebaran ini Sabtu Minggu kantor mulai libur ya. Bisa jadi hari Sabtu arus mudik mulai berdatangan," ujarnya.