Kisah Haru Guru Besar UMM Dikukuhkan Bebarengan Dengan Mendiang Istri

Pengukuhan Guru Besar UMM
Sumber :
  • Humas UMM

“Konservasi keanekaragaman genetik ternak lokal harusnya sudah menjadi program yang wajib diimplementasikan,” ujar Aris. 

Akademisi UMM Beri Masukan Terkait Penyusunan RUU KUHAP Oleh DPR

Selain menyajikan orasi ilmiah menarik, prosesi pengukuhan tersebut juga menceritakan bagaimana Aris dan Maftuchah saling mendukung satu sama lain hingga mencapai titel guru besar. 

Aris menceritakan kisah pada tahun 1994, di mana ia dan istri menikah. Kemudian penantian panjang selama sembilan tahun untuk mendapatkan amanah buah hati. Bahkan juga perjuangan Maftuchah yang harus menyelesaiikan studi di Bogor saat masih hamil serta upaya Aris bolak balik Malang - Bogor untuk menemani sang istri sembari menjalankan tugas sebagai dosen di UMM.

Berbasis Teknologi Jarak Jauh Greenhouse UMM Panen Melon

Di sisi lain, orasi ilmiah yang sudah disusun Maftuchah juga berhasil tersampaikan melalui teknologi AI. Orasinya membahas mengenai pengembangan teknologi budidaya tanaman jarak pagar (jatropha curcas linn) untuk mendukung ketersediaan sumber bahan bakar biodiesel. 

Tanaman jarak pagar memiliki sejarah panjang, terutama pemanfaatannya sebagai bahan bakar nabati. Saat penjajahan Jepang, biji dari buah tanaman jarak ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber bahan bakar penerangan maupun minyak bakar. 

Saat Puluhan Prototipe Karya Teknik Industri UMM Dipamerkan di Industrial Engineering Expo

“Namun, hingga saat ini pengembangan tanaman jarak pagar masih belum signifikan, bahkan cenderung tidak diutamakan, terutama terkait pemanfaatannya untuk sumber energi,” dalam orasi itu. 

Dalam orasinya, penanaman tanaman jarak pagar perlu diupayakan pada daerah-daerah marginal Jika ditanam pada lahan produktif, maka akan berkompetisi dengan tanaman pangan sehingga nilai ekonomisnya menjadi rendah dan petani tidak tertarik untuk budidaya tanaman jarak pagar. 

Halaman Selanjutnya
img_title