Peringati Hari Santri Nasional, Polisi di Jombang Dekatkan diri ke Masyarakat
- Elok Apriyanto / Jombang
Jombang, VIVA – Momen peringatan hari santri nasional (HSN) yang jatuh pada tanggal 22 Oktober, aparat kepolisian dari Polres Jombang, ingin lebih dekat dengan masyarakat.
Upaya itu dilakukan dengan cara, penerapan busana muslim pada pelayanan SIM maupun STNK di Satlantas maupun di kantor Samsat Satlantas Polres Jombang.
Pelayanan SIM menggunakan busana muslim tersebut, yang dilakukan anggota Satlantas Polres Jombang mendapat respon positif dari para pemohon SIM di kantor Satlantas Polres Jombang.
Mahesa Arya Ramadhan (18 tahun) salah satu pemohon SIM C asal Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang mengatakan, penampilan anggota polisi dalam melayani masyarakat yang mengurus SIM, membuat suasana ujian SIM lebih nyaman.
"Sekarang petugas polisinya itu pakai baju muslim ya. Jadi lebih ramah, dan suasananya tidak tegang. Karena kalau pakai seragam itu tegang," kata Mahesa, Sabtu 21 Oktober 2023.
Ia pun mengaku sebelumnya pernah gagal mengurus SIM C. Dan pada hari ini, ujian SIM berjalan lancar, karena petugas pelayanan SIM mengenakan busana muslim.
"Ini tadi saya berhasil, setelah gagal dan mengulang tiga kali," ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Elsa Siti Fatimah (27 tahun) warga Desa Diwek, yang mengurus SIM C di satlantas polres Jombang.
Menurut Elsa, sebelum petugas pelayanan SIM mengenakan busana muslim, pihaknya sempat gagal dalam ujian praktek mengemudi.
Namun, pada momen hari santri nasional ini, ia berhasil lulus ujian praktek, karena ia merasa suasana ujian lebih nyaman dan tidak tegang.
"Ini tadi ujian SIM untuk tes kemudi pake SIM C, motor. Dan alhamdulilah lulus. Tapi sebelumnya gagal, terus ini lulus," tuturnya.
Ia menyebut, adanya petugas pelayanan SIM yang menggunakan busana muslim membuat suasana ujian praktek SIM lebih rileks.
"Ya rasanya lebih membuat rileks sih. Kini lebih rame dan membuat kita tidak tegang. Ya lulus karena sudah gak tegang, lebih rileks karena petugas berbusana muslim," kata Elsa.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Jombang AKP Nur Arifin melalui Kanit Regident Ipda Rita Puspitasari membenarkan adanya anggota Satlantas Polres Jombang yang mengenakan busana muslim saat melakukan pelayanan.
"Kami dari Satlantas Polres Jombang, dalam rangka hari santri ini, kami berinovasi, dengan pelayanan menggunakan busana muslim, baju kokoh, sarung dan baju muslim putih bagi wanitanya," ujar Rita.
Ia menyebut, inovasi itu bertujuan untuk lebih mendekatkan lagi Polri ke masyarakat.
"Ini bertujuan untuk mendekatkan diri Polres Jombang, kepada masyarakat dalam pelayanan SIM atau Samsat. Selain itu, kita harapkan pelayanan lebih humanis dan lebih dekat lagi pada masyarakat," tuturnya.
Dengan kedekatan tersebut, pihak Satlantas Polres Jombang, mengharapkan agar para pemohon atau masyarakat umum yang mendatangi Satlantas Polres Jombang, lebih nyaman.
"Sehingga masyarakat yang datang ke polres Jombang, dalam melakukan pengurusan SIM maupun STNK, bisa lebih merasa nyaman," katanya.