Mantan Kabareskrim Anggap Kasus Ferdy Sambo Tidak Adil Bagi Eliezer

Mantan Kabareskrim, Komjen (Purn) Susno Duadji.
Mantan Kabareskrim, Komjen (Purn) Susno Duadji.
Sumber :
  • VIVAnews/Anhar Rizki Affandi

Malang – Tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) kepada Bharada Richard Eliezer alias Bharada E direspon oleh Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (Kabareskrim) Komisaris Jenderal (Purnawirawan) Susno Duadji. Bahkan dia mempertanyakan soal keadilan.

"Adilkah nuntut Eliezer dengan 12 tahun penjara, padahal Eliezer lah yang membuka perkara ini," ujar Susno Duadji melalui video viral dikutip VIVA pada Senin 23 Januari 2023.

Sebagai informasi Bharada E dituntut JPU 12 tahun penjara dalam kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Susno mempertanyakan untuk apa peran Bharada E dalam pengungkapan kasus penembakan Brigadir J. Karena Bharada E sudah mengakui yang sebenarnya terjadi dalam peristiwa berdarah yang terjadi di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Susno menilai Bharada E sudah beberkan seluruh kejadian di rumah dinas kala itu. Seharusnya, dalam perkara yang menewaskan ajudan mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo itu terdapat sebuah arogansi tersendiri yang perlu diungkap.

"Bahkan Jaksa Agung Muda ngomong, wah kalau saja kita tidak memperhatikan ini mungkim lebih berat lagi, katanya untuk apa si Eliezer ini. Nah ini semacam arogansi, arogansi tidak menunjukan bahwa dia mewakili masyarakat, mewakili rakyat, mewakili korban," ujar Susno.

Dia menyayangkan atas tuntutan 12 tahun penjara kepada Bharada E. Pasalnya, dalam kasus itu hanya Bharada E yang mendapat tuntutan tertinggi selain Ferdy Sambo yang merupakan otak dari pembunuhan berencana itu.

"Dikepolisian Eliezer itu sangat dihargai gitu ya, dihargai karena polisi tahu lewat Eliezer inilah skenario daripada Ferdy Sambo terungkap, tapi sayang di depan peradilan dia sudah jujur, dia sudah berkata benar dan lain-lain kok diganjar dengan hukuman yang paling berat diantara tersangka yang lain diantara terdakwa ini selain ferdy sambo," tuturnya.

Sementara itu, JPU telah menjatuhi tuntutan hukuman kepada Bharada Richard Eliezer alias Bharada E selama 12 tahun penjara dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Bharada E disebut sebagai eksekutor tewasnya Brigadir J.