Merefleksikan Jiwa Seni Sang Proklamator

Guru Besar Fakultas Sastra UM Prof Djoko Saryono
Sumber :
  • Viva Malang

Tanpa hal tersebut, akan sulit bagi seorang Bung Karno dalam menciptakan ide-ide kreatif, seperti menginterpretasi film Franskenstein yang amat populer pada saat itu menjadi lakon Dr. Sjaitan dan Koetkoetbi.

img_title Ukur Kesiapan Porprov 2025, Ratusan Atlet Kota Batu Ikuti Tes

Dalam naskah Rainbow, Bung Karno juga terlihat amat cerdas menggiring alur cerita berbau roman sejarah yang penuh semangat patriotik, meskipun dalam cerita tokoh sentral yang romantis berakhir dengan tragis atau 'romantis membawa tragis'.

Salah satu pemuda Relawan Perjuangan Demokrasi Kota Malang, Dimas Septino mengatakan adanya diskusi tersebut juga dalam rangka menuju pementasan teater dari naskah Chungking Djakarta pada 30 Agustus mendatang di Gedung Kesenian Gajayana.

img_title Seminar Kebangsaan Jejak Tokoh Bangsa di Jombang Ungkap Fakta Baru Asal-Usul Kelahiran Soekarno

"Kita pilih Chungking Djakarta karena unik saat itu dipentaskan ketika menjadi tahanan di Bengkulu," tuturnya. 

Nantinya dalam teater tersebut akan diperankan oleh beberapa kelompok teater. Pihaknya akan menyajikan ulang pementasan secara utuh.

img_title PJT I Gandeng 61 Guru Belajar Pemantauan Kualitas Air

"Seperti bagaimana Bung Karno pada saat dahulu mementaskan, tujuannya merawat pikiran bung karno, kalau buku politiknya banyak dibaca, tapi yang seni belum banyak diketahui," katanya.