Jelang Perayaan Imlek, Produksi Dupa di Jombang Meningkat Hingga 50 Persen
- Elok Apriyanto / Jombang
Untuk pemasaran dupa hasil produksinya, Rahman mengaku selain dijual di toko miliknya yang ada di Ploso, ia juga memasarkan secara online. Bahkan produknya bisa sampai Afrika dan Kanada.
"Pemasaran kita di Klenteng dan toko perdupaan itu saya suplai. Utamanya di online shop sehingga penjualan paling jauh lokal di daerah Bali, jika online paling ramai orderan di Afrika dan Kanada," ujarnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk harga dupa dibandrol dengan harga yang beragam bergantung bentuk dan jenisnya. Untuk harga per kilogram dupa kerucut dengan dibandrol dengan harga Rp150 ribu hingga Rp250 ribu, tergantung pada ukuran.
"Kalau dupa lidi Rp100 ribu hingga Rp150 ribu tergantung pada panjang pendeknya," tuturnya.
Rahman mengaku, bahan yang digunakan untuk pembuatan dupa kerucut dan bentuk lidi, berasal dari serbuk kayu. Bahan-bahan dari serbuk kayu Cendana dan Gaharu dipilih untuk menjaga kualitas.
"Bahan yang digunakan untuk pembuatan dupa kerucut dan lidi dari serbuk kayu Cendana dan Gaharu. Itu murni tanpa campuran, karena kita menjaga kualitas barang," kata Rahman.