Didukung Solidaritas Ulama Muda, Fairouz Huda Bidik Kursi Wakil Wali Kota Malang

Kak Fai (Jas Hitam) bersama Ketua Samawi Kota Malang Gus Danial.
Sumber :
  • VIVA Malang / Uki Rama

Malang, VIVA – Nama Fairouz Huda belakangan ini muncul di sudut-sudut Kota Malang dengan penampakan banner bertuliskan 'Kak Fai Sang Demokrat'. Fairouz yang menjabat Wakil Ketua Demokrat Jatim itu digadang-gadang bakal berkontestasi di Pilwali Kota Malang sebagai calon wakil wali kota

Pesan Wali Kota Malang Saat Salat Ied di Masjid Agung Jami

Fairouz alias Kak Fai mengaku memilih realistis membidik kursi N2 karena melihat perolehan kursi Partai Demokrat hasil Pileg 2024 kemarin yang hanya bertahan di 3 kursi saja di DPRD Kota Malang. Dia mengaku calon wakil wali kota menjadi pilihan paling realistis. 

"Pertama ini saya kan dari Demokrat ini ya jadi latar belakang atau rumah besar politik saya adalah Partai Demokrat. Nah kami mencoba untuk realistis dengan perolehan kursi Partai Demokrat yang masih bertahan 3 kursi di Kota Malang," kata Kak Fai. 

Event Madyopuro Mangano Bakal Sambut Pemudik di Awal Lebaran

Kak Fai sendiri baru saja mendapat dukungan dari Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) Kota Malang. Mereka mendeklarasikan dukungan di Pondok Pesantren Luhur, Kota Malang pada Kamis, 16 Mei 2024.

Deklarasi dipimpin langsung oleh Ketua Samawi Kota Malang Gus Danial Farafiz. Deklarasi diikuti oleh beberapa ulama muda dan puluhan santri yang ada di Kota Malang. Dengan tegas mereka ingin Fairouz Huda maju di Pilkada 2024 Kota Malang. 

Hiswana Migas Malang Imbau Warga Tenang, Karena Stok BBM dan Gas Aman

"N2 (wakil wali kota) juga memiliki peran penting dalam kepemimpinan Kota Malang. Jadi saya pikir kontribusinya tidak berkurang. Jadi kami masuk jadi wakil wali kota untuk merealisasikan aspirasi dari masyarakat," ujar Kak Fai.

Kak Fai menyebut, langkah yang dia ambil saat ini adalah berkomunikasi dengan jajaran pengurus Partai Demokrat Kota Malang. Menurutnya, Partai Demokrat juga sudah menjaring komunikasi politik di lintas partai untuk menuju finalisasi pasangan calon. 

Soal figur yang dianggap pantas untuk dia dampingi. Kak Fai mengaku masih menunggu dan melihat. Sebab, sampai saat ini belum ada partai politik di Kota Malang yang secara terang-terangan mengusung calon Wali Kota Malang. 

"Ya kami sudah mendengar tapi kan semua tidak ada partai politik yang secara final mengeluarkan rekomendasi. Masih belum ada partai politik yang setidaknya mengumumkan ke media massa bahwa mereka final merekomendasikan n1-nya (calon wali kota) itu siapa itu belum," tutur Kak Fai.

"Jadi obrolan politik memang sudah ada muncul ini yang mau nyalon N1 ini yang sudah daftar ke partai politik. Tapi kan jawaban partai politik masih belum. Jadi sementara ini kami tidak menuju siapa pasangan kami. Tapi komunikasi politik kami itu titik temu gagasan apa yang bisa kita rajut bersama untuk perbaikan Kota Malang ke depan," tambahnya.