DPRD Kota Malang Sahkan Perda Kota Layak Anak, Pemkot Malang Diminta Segera Buat Perwal

Pengesahan Perda Kota Layak Anak
Sumber :
  • Uki Rama

Malang, VIVA – DPRD Kota Malang resmi mengesahkan peraturan daerah Kota Layak Anak lewat rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Malang, pada Selasa, 14 Mei 2024. Perda ini merupakan usulan dari Pemerintah Kota Malang yang sudah berlangsung satu tahun lebih. 

Axis Esport Labs Di Malang Dibanjiri Para Pecinta Game

Setelah masing-masing fraksi di DPRD Kota Malang menyampaikan pandangannya soal rencana Perda Kota layak anak. Disusul Penjabat Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyampaikan pendapat akhir. 

Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika akhirnya menandatangani keputusan pengesahan Perda kota layak anak. Made menyebut, aturan tentang anak yang ditunggu-tunggu akhirnya sudah turun aturannya sesuai evaluasi dan telah disetujui oleh Gubernur Jawa Timur. 

PWI Malang dan Surabaya Jalin Silaturahmi Lewat Fun Football

"Setelah dievaluasi gubernur akhirnya ini sudah disetujui. Akhirnya pasal sudah kita sesuaikan dan hari ini kita sahkan," kata Made. 

Made mengatakan, Perda kota layak anak masih berupa kebijakan. Pemerintah Kota Malang harus segera memperdalam aturan lewat peraturan wali kota. Dinas Sosial Kota Malang diminta mengawal Perwal Kota layak anak agar Pemkot Malang memiliki teknis aturan dan regulasi. 

Cara Emak-emak di Kota Malang Bermunajat Lewat Majelis Istigasah Cinta Umat

"Intinya sebenarnya Perda ini masih berupa kebijakan. Lebih tepat nanti memperdalam di Perwal dan petunjuk teknis. Makanya tadi saya sengaja memperhatikan betul ke Dinas Sosial karena dinas yang menangani Perda ini tidak akan ada artinya jika dinas tidak melaksanakan," ujar Made. 

"Sehingga kita secara teknis ini di dinas ini nanti untuk pelaksanaan. Nah kita harapkan Kota Malang malu lah kalau sampai kota Malang tidak mendapat julukan kota yang tidak layak anak. Jadi kita menginginkan Malang ini betul-betul menjadi kota layak anak," tambah Made. 

Made berharap Perda disusul Perwal akan menjadi regulasi untuk mencegah eksploitasi anak. Pelanggaran seksual terhadap anak hingga kecelakaan lalu-lintas yang dialami oleh anak. 

 

Pengesahan Perda Kota Layak Anak

Photo :
  • Uki Rama

 

"Jadi harapannya tidak ada lagi terjadi eksploitasi anak. Pelanggaran seksual terhadap anak. Kemudian kecelakaan-kecelakaan yang tidak perlu.  Dengan adanya Perda ini ada anggaran yang besar nanti di situ yang siap kita alirkan. Karena aturannya sudah ada begitupun perlindungan terhadap anak," tutur Made. 

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengaku bersyukur Perda kota layak anak akhirnya disahkan di 2024. Dia menerima pandangan dari perwakilan fraksi-fraksi yang ada di DPRD Kota Malang karena menjadi tanggung jawab pemerintah terkait jaminan masa depan anak. 

"Tentunya memang kita bukan target penghargaan yang harus kita dapatkan. Tetapi bagaimana penyelenggaraan kota layak anak ini dapat kita tidak lanjutin kita laksanakan kita aktualisasi bagi anak-anak yang ada di kota Malang," kata Wahyu. 

Wahyu mengatakan, setelah Perda kota layak anak disahkan DPRD Kota Malang. Dalam waktu dekat mereka akan membuat peraturan wali kota. Sebab, dengan perwal itulah detail teknis regulasi bisa diterapkan untuk mewujudkan Kota Malang sebagai kota layak anak. 

"Ya tentu kita akan lanjut dengan peraturan wali kota sebagai tidak lanjut dari perda ini. Nanti juga akan banyak hal yang akan kita lakukan terutama terkait dengan regulasi ataupun ketentuan bagaimana kita nanti bisa menerapkan penerapan Perda ini lebih baik. Akan ada regulasi pembatasan pembatasan tadi disampaikan oleh DPRD. Detailnya nanti kita akan tuangkan dalam peraturan wali kota," tutur Wahyu.