Banner Sam Fuad Bermunculan, Sinyal Maju Pilwali Malang Menanti Keputusan PKS
- VIVA Malang / Uki Rama
Malang, VIVA – Banner atau spanduk anggota legislatif PKS Kota Malang Fuad Rahman mulai banyak bermunculan hampir di seluruh kelurahan. Banner bertuliskan 'Sam Fuad untuk Kota Malang' menghiasi sudut-sudut jalan Kota Malang jelang Pemilihan Kepala Daerah pada November 2024 mendatang.
Fuad yang kini berada di Komisi D DPRD Kota Malang mengaku bahwa banner dipasang oleh relawan. Katanya banner itu muncul dari aspirasi masyarakat, bukan dia yang memasang.
Masih malu-malu dia mengaku sebenarnya tidak begitu memikirkan Pilkada. Tetapi jika dikehendaki partai dan mendapat dukungan masyarakat dia siap berkontestasi.
"Saya secara pribadi tidak punya keinginan menjadi kepala daerah. Tapi ketika diisukan untuk maju dan itu diminta oleh rakyat. Kalau itu keinginan atau tugas partai saya siap," kata Fuad, pada Selasa, 30 April 2024.
Fuad sepertinya tak mau gegabah mendeklarasikan diri sebagai calon kepala daerah. Sebab, PKS punya mekanisme dalam penjaringan termasuk memutuskan mengusung jagoan di Pilwali Kota Malang.
"Karena mekanisme harus melalui partai, jadi partai sangat strategis menentukan calon kepala daerah. Partai sudah memention bahwa setelah Pileg ada Pilkada dan ada 2 orang saya dan satunya Mas Dwi (Hari Cahyono) yang di mention (sebut)," ujar Fuad.
Fuad menyebut fenomena munculnya sejumlah banner yang memajang fotonya murni muncul secara alami. Sebagai legislator PKS termuda dia dianggap berhasil mengawal sejumlah layanan dasar masyarakat. Mulai dari pendidikan, kesehatan dan lainnya.
"60 persen pemilih anak muda saya kira ini muncul secara alami. Hanya karena memiliki pengalaman di dewan dan beberapa isu yang berhasil kita kawal. Di layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan, melalui pengawalan program," tutur Fuad.
Fuad menuturkan sesuai visi PKS pusat bahwa mereka ingin mengantar kader partai menjadi kepala daerah. Di Jawa Timur ada 3 kota yang dibidik agar kursi kepala daerah jatuh pada partai berwarna jingga itu. Yakni, Kota Malang, Kota Surabaya dan Kota Batu.
PKS Kota Malang saat ini mengalami peningkatan suara hasil Pileg 2024 dibanding 2019 lalu. PKS di Pileg 2019 meraih 50 ribu lebih suara dengan raihan 6 kursi lalu di Pileg 2024 meraih 60 ribu lebih suara dengan raihan 7 kursi.
PKS setidaknya butuh satu teman koalisi yang memiliki 2 kursi DPRD Kota Malang jika ingin mengusung kadernya maju di Pilwali Kota Malang untuk melengkapi syarat perolehan suara Pileg 20 persen.
"Mudah-mudahan PKS diberi kesempatam untuk beri kontribusi lebih untuk membangun Kota Malang. Dan tidak kalah penting membangun dan dikelola secara bersama dan mendapatkan hasil maksimal dengan modal bismillah dengan hasil allhamdulilah," tutur Fuad.