Pembangunan Rumah Pembina LVRI Tahap II Ditargetkan Selesai Akhir Tahun
- VIVA Malang / Galih Rakasiwi
Kedua, Pembangunan Gudang Aset Pemerintah. Gudang ini akan berfungsi sebagai tempat penyimpanan aset-aset milik pemerintah kota yang memerlukan tempat khusus.
"Ke tiga, pembangunan kios unggas dan penggilingan daging tahap II. Kios unggas dan penggilingan daging ini diharapkan dapat meningkatkan sektor ekonomi warga, terutama bagi para peternak dan pengusaha kecil. Ke empat, pembangunan rumah negara dengan anggaran Rp3,1 Miliar. Proyek pembangunan rumah negara ini bertujuan untuk menyediakan hunian layak bagi pegawai negeri dan aparat pemerintah," tuturnya.
Bangun menambahkan, pihaknya menargetkan agar serapan anggaran DPKP bisa maksimal. Semua proyek fisik tersebut diupayakan berjalan sesuai rencana. Namun, efisiensi anggaran tetap diperhitungkan, terutama dari sisa tender yang bisa memberikan kelebihan dana pada serapan belanja.
"Nah serapan anggaran dalam proyek-proyek besar seringkali bergantung pada tahapan penyelesaian yang dilakukan oleh kontraktor. Sesuai dengan aturan tender, pencairan pembayaran proyek besar dilakukan dalam tiga tahap atau termin," ujarnya.
Pencairan dana dilakukan ketika proyek mencapai 55 persen, di mana 50 persen dari total proyek akan dibayarkan. Selanjutnya, saat proyek selesai 100 persen, akan dibayarkan 45 persen.
"Sisa 5 persen akan diberikan setelah tahap perawatan selesai. Dengan sistem pembayaran yang terstruktur ini, kami berkeinginan dapat menjaga stabilitas pelaksanaan proyek serta memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga hingga tahap perawatan," katanya.
Ia pun optimis bahwa seluruh proyek fisik yang tengah berjalan akan selesai sesuai target, memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kota Batu. Kunci lain yaitu semua proyek harus berjalan tepat waktu dan sesuai anggaran.