PJ Gubernur Resmikan Jembatan dan Tanggul Desa di Pasuruan Pasca Diterjang Banjir Bandang

Pj Gubenur Jatim meresmikan jembatan Desa Lumbang
Sumber :
  • VIVA Malang (Hari Mujiyanto/Pasuruan)

Pasuruan, VIVAJembatan dan tanggul baru di Desa Lumbang, Kecamatan Lumbang, Pasuruan diresmikan oleh Pj Gubernur Jawa Timur Adi Karyono, Minggu 14 Juli 2024. Peresmian ini menandai pulihnya infrastruktur desa yang sempat hancur akibat diterjang banjir bandang pada awal 2024.

Jembatan Suropati Kota Batu yang Berlubang Segera Dibangun

Banjir bandang tersebut membawa bebatuan besar yang mengakibatkan jembatan putus dan menghambat akses dan aktivitas perekonomian warga.

Pembangunan kembali jembatan dan tanggul ini merupakan upaya bersama Pemkab Pasuruan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan masyarakat Desa Lumbang.

Masa Jabatan Singkat, Pj Walkot Batu Komitmen Beri Pelayanan Terbaik dan Responsif

"Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, jembatan dan tanggul ini dapat selesai dibangun dalam waktu singkat," ungkap Adi Karyono, Pj Gubernur Jawa Timur.

Pj Gubernur Jatim bersama warga Desa Lumbang

Photo :
  • VIVA Malang (Hari Mujiyanto/Pasuruan)
Pemkot Batu Raih Predikat Zona Hijau Kualitas Tinggi dalam Pelayanan Publik Tahun 2024

Jembatan ini diharapkan dapat menjadi penghubung penting bagi masyarakat Desa Lumbang untuk menjalankan aktivitas ekonomi dan sosial mereka.

Jembatan yang diberi nama Jembatan Lumbang ini memiliki panjang 36 meter dan mampu menahan beban hingga 50 ton. Pembangunan jembatan ini menelan biaya sebesar Rp 20 miliar dari dana darurat bencana Pemprov Jawa Timur.

Selain jembatan, Pemprov Jawa Timur juga membangun dua tanggul di Desa Lumbang. Tanggul pertama memiliki panjang 221 meter dengan ketinggian bervariasi antara 4,5 meter hingga 6,5 meter.

Tanggul kedua memiliki panjang 200 meter dengan ketinggian 6,5 meter. Pembangunan kedua tanggul ini menelan biaya sebesar Rp 8,5 miliar.

Penampakan jembatan penghubung Desa Lumbang

Photo :
  • VIVA Malang (Hari Mujiyanto/Pasuruan)

Normalisasi sungai sepanjang 75 meter juga dilakukan untuk memperlancar aliran air dan mencegah banjir di masa depan.

"Pembangunan infrastruktur ini merupakan langkah penting untuk menanggulangi bencana alam dan melindungi masyarakat. Kami berharap ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan ketahanan terhadap bencana," lanjut Adi Karyono.

Peresmian jembatan dan tanggul ini disambut dengan antusias oleh warga Desa Lumbang. Mereka berharap infrastruktur baru ini dapat membawa kehidupan yang lebih baik dan aman bagi mereka.