Alumni PC IPNU-IPPNU Bangil Gelar Konsolidasi Bantu Penguatan Pelajar NU

Tokoh senior NU Jatim KH Sholeh Hayat
Sumber :
  • Mochammad Rois

Pasuruan, VIVA – Majelis Alumni Pengurus Cabang IPNU - IPPNU Bangil, menggelar Temu Alumni dan Konsolidasi Alumni sekaligus halal bihalal pada Minggu 11 Mei 2024 di Kantor Stapa Center, Kelurahan Kokursari, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Momen Masa Tenang pada Pilkada Jombang, Mundjidah Ziarah ke Makam Wahab Hasbullah

Total ada 150 peserta yang hadir melantunkan doa dan tahlil untuk para pendiri IPNU-IPPNU, alumni yang sudah meninggal atau yang sedang sakit.

Mewakili Majelis Alumni PC IPNU Bangil, H.M. Alip Prakosa yang juga selaku Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pasuruan, mengatakan jika pertemuan majelis alumni ini adalah untuk menguatkan konsolidasi dan komunikasi antara senior dan junior yang masih aktif.

Pasca Debat Terakhir, Warga Jombang Labuhkan Dukungan ke Paslon Petahana

"Para alumni selalu siap dengan pintu terbuka menerima adik-adik IPNU-IPPNU kapanpun dibutuhkan, karena beliau-beliau alumni ini telah melalui proses yang panjang dalam berorganisasi," jelas Alip.

Alip berharap agar selanjutnya komunikasi antara pengurus PC IPNU dan PC IPPNU dengan para alumni-alumni ditingkatkan. 

Puncak Kampanye Akbar Paslon 1 di Alun-alun Jombang, Ini Imbauan Mundjidah Wahab

Tidak hanya sekedar mendorong dan mendanai kegiatan saja, tapi lebih pada pemanfaatan potensi-potensi profesional yang dimiliki oleh para alumni, dengan cara meningkatkan silaturrahmi untuk menambah wawasan, pengembangan jaringan, dan pendewasaan dalam berorganisasi.

Pasalnya, keberadaan IPNU-IPPNU yang saat ini masih eksis adalah hasil kerja keras Alumni yang telah melampaui jenjang dan periodik yang sangat panjang sejak tahun 1954 dan 1955 berdirinya IPNU & IPPNU.

''Dan yang lebih penting, tetap menjaga perilaku dan akhlak kepada beliau-beliau," tegasnya.

KH. Sholeh Hayat, tokoh senior Nahdlatul Ulama Jawa Timur dan juga mantan Ketua Pimpinan Wilayah IPNU Jatim tahun 1979-1982, yang ikut hadir pun turut memotivasi para pengurus IPNU dan IPPNU yang hadir.

KH. Sholeh Hayat mengatakan jika PC IPNU dan PC IPPNH Bangil adalah cabang yang sangat istimewa. Hal itu karena banyak perempuan-perempuan tangguh dilahirkan dan dipersunting tokoh-tokoh NU seperti Istri KH. Wahab Hasbullah sang pendiri NU.

Tokoh-tokoh perempuan itu diantaranya Mbah Nyai Sa'diyah, Mbah Nyai Hj. Asliha dan Hj. Fuaidah. Diluar itu termasuk adanya makam keluarga Sunan Gunung Jati Cirebon, yakni Syarifah Khotidjah yang berada di Kecamatan Bangil.

"Ketua PCNU Bangil yang pertama juga pernah menjadi Menteri Agama di era awal orde baru, yaitu KH. Mohammad Dachlan," terang KH. Sholeh Hayat.

Konsolidasi Alumni Pengcab IPNU-IPPNU Bangil

Photo :
  • Mochammad Rois

Di satu sisi, Lukman Hakim, selaku Ketua PC IPNU Bangil, melaporkan jika pengurus PC IPNU dan PC IPPNU Bangil saat ini tengah gencar menggelar program peningkatan kualitas kader IPNU dan IPPNU.

Selain menyelenggarakan pelatihan keorganisasian, saat ini IPNU dan IPPNU fokus menggiatkan program pengembangan ekonomi pelajar.

Pekerjaan PC IPNU-IPPNU Bangil ditahun ini adalah menyiapkan peningatan SDM diantaranya melakukan pelatihan kaderisasi dan pengembangan ekonomi pelajar.

''Seperti membuat pelayanan penjualan online dan pengataran ke lokasi, dengan tujuan agar bisa membangun jiwa wira usaha yang mandiri bagi kader," jelas Lukman Hakim, Ketua PC IPNU Bangil.