Ini Fakta Tentang Isu Kenaikan Harga BBM

Ini Fakta Tentang Isu Kenaikan Harga BBM
Sumber :
  • Antara foto

Malang – Beberapa hari terakhir, masyarakat dihebohkan dengan adanya isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Hal ini juga seiring dengan maraknya postingan gambar yang mencantumkan daftar kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite, Pertamax, dan Solar.

Anggota Komisi VI DPR RI Desak Kejagung Usut Tuntas Kasus 'Pertalite yang Gak Antre'

Dalam gambar tersebut, tertulis bahwa harga awal Pertalite yang dibanderol Rp 7.650 per liter, akan naik menjadi Rp 10 ribu per liter. Sementara harga Pertamax yang sebelumnya sebesar Rp 12.500 per liter akan naik menjadi Rp 16.000 per liter, dan harga Solar juga naik dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 7.200 per liter.

Kabar terkait kenaikan harga BBM tersebut menjamur di media sosial, hingga jejaring grup komunikasi daring di masyarakat. Diketahui sebelumnya, juga sempat beredar kabar yang menyebut bahwa pada Rabu 31 Agustus 2022, adalah hari terakhir pembelian Pertalite secara bebas di SPBU-SPBU milik Pertamina di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Masyarakat Kota Batu Kelimpungan Cari LPG 3 Kilogram

Pembelian BBM menggunakan QR Code Kabar soal kenaikan harga BBM bersubsidi, direspon masyarakat dengan antrean di beberapa SPBU di sejumlah daerah.

Mayoritas pengantre mengisi penuh tangki BBM mereka untuk mendapatkan pertalite di harga saat ini yang masih di angka 7.650 rupiah per liter.

Pembelian LPG 3 Kilogram Sepenuhnya di Pangkalan Resmi, di Malang ada 3.025 Titik

Meski sudah ada sinyal kenaikan harga BBM, pemerintah belum secara resmi mengumumkan kebijakan itu.

Menanggapi hal tersebut, Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, mengaku belum bisa berkomentar lebih lanjut mengenai informasi tersebut.

Halaman Selanjutnya
img_title