Masyarakat di Kota Batu Tumpah Ruah Menyaksikan Karnaval 1000 Banteng

Karnaval seribu Banteng di Kota Batu
Sumber :
  • Viva Malang

Malang – Masyarakat di Kota Batu, Jawa Timur tumpah ruah menyaksikan aksi seni budaya bantengan bertajuk 'Karnaval 1000 Banteng' dalam peringatan 14 tahun Bantengan Nuswantara pada Minggu 7 Agustus 2022.  

Komitmen Berantas Korupsi, Pemkot Pasuruan Lakukan Penandatanganan Pakta Integritas

Pertunjukkan itu digelar di sepanjang pinggir Jalan Panglima Sudirman. Ada sekitar ribuan orang melihat atraksi para seniman bantengan.

Para seniman terlihat beraksi seperti banteng dengan mengenakan atribut topeng kepala banteng. Sedangkan seniman lainnya, ada yang memainkan pecut untuk mengendalikan pemain bantengan. Mereka beraksi dengan diiringi musik khas Jawa. 

Hari Kartini, Gus Ipul dan Fatma Kompak Suarakan Pentingnya Peran Perempuan Dalam Pembangunan Daerah

Salah satu anggota Paguyuban Seni Bela Diri Pencak Silat Banteng Kembar Made asal Pacet Mojokerto, Doni Fitrian mengatakan pihaknya membawa rombongan yang berjumlah sekitar 93 anggota. 

Berbagai persiapan juga sudah dilakukan selama satu hingga dua bulan dengan menggelar latihan secara rutin.

Pemkot Pasuruan Gelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII Tahun 2024

Paguyubannya sebenarnya hampir setiap tahun sebelum pandemi Covid-19 sudah sering mengikuti kegiatan bantengan di Kota Batu. 

 

"Tujuannya ingin ikut berpartisipasi melestarikan kesenian tradisional supaya anak-anak muda ini tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif," kata Doni.

Perlu diketahui, kegiatan 'Karnaval 1000 Banteng' dalam peringatan 14 tahun Bantengan Nuswantara diikuti sekitar 50 kelompok seni bantengan dari Malang Raya dan daerah lainnya. 

Masing-masing kelompok seni bantengan membawa sekitar 30 orang dan jika ditotal ada 1500 peserta yang berpartisipasi. 

Dalam kegiatan tersebut mengangkat tema 'Sambung Roso Sambung Tresno' yang bermakna menyambung kembali  tali silaturahmi dari sesama kelompok seni bantengan setelah pandemi Covid-19 karena lama tidak bertemu.