Penebar Semangat Bertani Organik ke Generasi Milenial
- SATU Indonesia Award
Twelve’s Organic juga sekaligus memberi pemahaman kepada para petani mengenai edukasi pertanian organik dengan kursus eksklusif, agar petani lebih mandiri dan bisa mempunyai pasar sendiri. Kelompok tani yang bergabung di Twelve’s Organic memiliki kebebasan untuk memilih tanaman yang akan ditanam tanpa terbebani permintaan tengkulak.
Dirinya melihat salah satu masalah yang mendarah daging di bidang pertanian adalah masih adanya ketergantungan petani pada tengkulak, atau pedagang perantara. Karena itulah sebagai petani dari generasi milenial, Maya merasa memiliki tanggung jawab untuk mengajarkan para petani bagaimana caranya untuk berdikari.
Maya memberi pemahaman para petani soal pertanian organik agar petani lebih mandiri dan bisa mempunyai pasar sendiri. Twelve’s Organic juga sering mengundang tamu dari luar negeri untuk datang ke kebunnya.
Twelve’s Organic terus berkembang dan kini sudah memiliki 25 petani sayur dan buah yang terbagi dalam dua kelompok tani. Pencapaian tak membuat Maya jumawa. Ia tetap membuka kelas khusus yang mengajarkan ilmu budi daya organik, penghitungan harga, sampai praktik menjual hasil panen bagi para petaninya.
"Kami tidak segan membawa petani kami untuk hadir di pasar komunitas organik, memperkenalkan mereka ke konsumen, dan mereka jualan sendiri. Sebab sudah seharusnya petani juga bisa sukses,” tuturnya.
Maya menyatakan hal ini bukan bualan belaka, dirinya telah membuktikannya di Twelve’s Organic. Sekarang mereka bisa melakukan panen sayuran dua kali dalam sepekan. Sekali panen rata-rata bisa mendapatkan 20 kilogram berbagai jenis sayuran. Apalagi harga sayuran yang dijual memang lebih mahal dibandingkan harga jual sayuran dengan pola tanam konvensional.
Maya yakin bahwa anak muda bisa lebih berprestasi saat bergelut dalam dunia pertanian. Salah satunya karena kemampuan komunikasi untuk memikat para pembeli untuk membeli sayurannya.
Geliat pertanian organik Maya membuatnya meraih penghargaan Duta Petani Muda Pilihan Oxfam Indonesia pada tahun 2016. Dirinya juga meraih penghargaan Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia (SATU) Indonesia Awards tahun 2019 di bidang lingkungan.
Program tersebut diinisiasi Astra untuk menjaring anak-anak muda Indonesia yang memiliki kegiatan bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya di seluruh Nusantara.