Kala LOBSTECH Karya Pemuda asal Jember Ini Bikin Sumringah Nelayan Lobster di Desa

LOBSTECH, teknologi tepat guna bagi nelayan lobster
Sumber :
  • SATU Indonesia Award

Jember, VIVA – Lewat layar gawai di genggaman, Hendra memantau kualitas air laut di sebuah keramba budidaya lobster yang ia kelola.

img_title 45 Kafilah Jombang Diberangkatkan Ikuti MTQ XXXI Tingkat Jatim di Jember

Pemuda asal Jember, Jawa TImur ini tengah mengoperasikan teknologi Internet of Things (IoT) tepat guna bikinannya. Namanya LOBSTECH

Terbukti sejak hadirnya LOBSTECH ini, hasil budidaya lobster para nelayan mulai meningkat. Bahkan kerja para nelayan lebih efektif. Seiring dengan itu, produktivitasnya mulai meningkat.

img_title Dukung Generasi Solutif Berbasis IoT dan AI, Ini Tim Terbaik SIC Batch 6

Lahir dari keresahannya saat menyaksikan langsung bagaimana keramba ikan kerapu di wilayah Kabupaten Situbondo kosong dan tidak lagi produktif. 

Pada saat yang sama, ia juga melihat masalah lain dalam industri perikanan, yaitu perburuan bayi lobster secara ilegal dan menurunnya hasil tangkapan lobster. 

img_title Kabupaten Malang Surganya Kopi, Punya Potensi Besar Jadi Sentra Industri

Sejak saat itu, Hendra terdorong untuk mencari solusi inovatif yang dapat mengubah keadaan nelayan Indonesia.Terlebih Situbondo sejatinya daerah potensial dalam budidaya lobster. 

Seperti dilansir dari laman Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, satu induk lobster bisa menghasilkan 25-50 ribu naupliosoma atau anakan yang baru menetas. 

Dari jumlah itu, satu persennya bisa bertahan dan menjadi benih bening lobster. Dengan pemberian pakan yang tepat, tiap bulan benih tersebut dapat menghasilkan induk-induk lobster berkualitas.

Oleh sebab itu Hendra cukup optimis bahwa ada upaya yang bisa kembali mengembalikan kejayaan nelayan di Situbondo. Meski dalam perjuangannya tak semudah menjentikkan tangan, lulusan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya itu terus belajar dan mencoba.

Saat itu, Hendra mengajak rekannya membuat sebuah kotak sensor berbasis Internet of Things (IOT) untuk mengontrol kualitas air. Kotak itu ditaruh di keramba, kemudian disambungkan ke aplikasi LOBSTECH di komputer milik Hendra.

Prinsipnya, LOBSTECH akan membudidayakan lobster dengan mengontrol kualitas, tingkat oksigen, serta keasaman air menjadi stabil. Nantinya, data akan dikumpulkan dalam sistem dan ditampilkan melalui aplikasi LOBSTECH.

Petani dapat menganalisis data tersebut secara real time untuk mengambil langkah tertentu dalam budidaya lobster.

LOBSTECH menyediakan dashboard yang bisa mengontrol kegiatan budidaya lobster dari mana pun. Para nelayan dapat melihat pertumbuhan lobster dan mengontrol kualitas air melalui dashboard tersebut. 

Halaman Selanjutnya
img_title