Menengok SDN Punten 1 Juara Lomba Pengelolaan Sampah

Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai saat di SDN Punten 1 Batu.
Sumber :
  • Diskominfo Kota Batu

Batu, VIVA – SDN Punten 1 yang berada di Kecamatan Bumiaji nampak asri, bersih, dan rapi. Kondisi itu menunjukkan bahwa sekolah tersebut memang pantas menjadi Juara I Lomba Pengelolaan Sampah bagi Warga Sekolah Tingkat Kota Batu dalam rangka memperingati HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemkab Jombang Anggarkan Rp800 Juta Demi Lanjutkan Proyek Pengentasan Kawasan Kumuh

Kepala Sekolah SDN Punten 1, Lilik Iswanti mengatakan keberhasilan yang diraih tak lepas dari beberapa program yang dijalankan. Pertama, pengelolaan sampah di SDN Puten 1 merupakan bagian dari pelaksanaan mata pelajaran, yang diaplikasikan secara langsung oleh seluruh warga sekolah.

"Di sana anak-anak setiap kelas mengolah dan memilah sampah dengan memisahkan setiap jenis sampah plastik dan juga sampah organik. Kedua, yang menarik adalah tempat sampah dibuat transparan, sehingga terlihat jelas klasifikasi jenis sampah sehingga anak-anak dengan mudah mengenali jenis sampah," katanya, Kamis 24 Agustus 2023. 

Penjelasan Pemdes Soal Proyek Mangkrak Pengentasan Kawasan Kumuh di Jombang

Dia menilai edukasi ini sangat penting bagi anak-anak, karena anak dibiasakan sejak dini membuang sampah sesuai klasifikasinya. Selain itu, dengan pemilahan sampah sejak awal, akan memudahkan dalam mengolah sampah selanjutnya.  

"Ketiga, anak-anak dibiasakan membawa tumbler atau tempat minum dan tempat makanan dari rumah. Jika mereka membeli makanan atau minuman di kantin, tidak lagi menggunakan bungkus makanan, tetapi langsung menggunakan tempat makan masing-masing, sehingga mengurangi tumpukan sampah," tuturnya.

Hari Libur, Mas Heli Tinjau Rutilahu dan Resmikan Bank Sampah Azalea Ngaglik

Tidak heran jika di kantin sekolah, meskipun tempatnya tidak luas, tetapi sangat terjaga kebersihannya. Bahkan konsep kantin ini, telah mendapat apresiasi dari BP POM Provinsi Jawa Timur, sebagai penerima penghargaan Program Keamanan Pangan Sekolah dengan Pangan Jajanan Anak Sekolah. 

"Keempat, kami memanfaatkan sampah sebagai produk bernilai guna. Salah satunya menggunakan botol plastik, untuk bahan membuat kursi, yang dipajang di koridor sekolah. Pemanfaatan botol bekas ini, sangat menarik dan menjadi ide kreatifitas anak-anak untuk terus memanfaatkan sampah plastik menjadi produk yang bermanfaat," katanya.

Tidak hanya itu, pembuatan kompos juga telah dilakukan dengan komposter sederhana yang hasilnya untuk media tanam sayur di halaman sekolah.

"Kelima, yang patut menjadi contoh adalah sekolah telah bekerja sama dengan TPS3R Desa untuk membentuk bank sampah. Uang yang ditabung dari bank sampah dipergunakan untuk membantu operasional sekolah, terutama yang tidak dicover oleh dana BOS," ujarnya.

Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai pun penasaran dan langsung mengunjungi sekolah. Dirinya tampak sangat puas dengan sistem pengelolaan sampah yang dilakukan. Ia berharap seluruh sekolah di Kota Batu menerapkan sistem seperti ini, sehingga sekolah bersih rapi dan nyaman, dan juga anak-anak sehat karena makanan bersih terjaga.

"Kita semua bisa melihat apa yang dilakukan SDN Punten 1, sehingga menginspirasi kita semua dan menjadikan Juara 1 Lomba Pengelolaan Sampah bagi Warga Sekolah Tingkat Kota Batu. Program ini dibangun karena kesadaran untuk mengolah sampah dengan baik, dan menjadikan kebiasaan bagi anak-anak untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungannya. Ini harus dicontoh semua sekolah di Kota Batu," tuturnya.