Selain Penjual Ayam Geprek, Korban Pembunuhan di Jombang Ternyata Wartawan Media Online
- Elok Apriyanto / Jombang
Suprapto mengaku mendapat kabar meninggalnya Sapto dari salah satu wartawan di Jombang. Sebab, sebagai kepala Biro Jombang, korban membawahi dua orang wartawan yang melakukan peliputan bidang politik dan pemerintahan di Jombang.
"Setelah itu saya dapat kabar, dari rekan wartawan sini, kalau ada kejadian itu. Dia membawahi dua orang wartawan di Jombang, dan spesifikasinya wartawan birokrasi," kata Suprapto.
Suprapto pun menegaskan bahwa selama menjadi kepala biro korban tidak memiliki masalah. Selama ini, komunikasi berjalan sangat baik. Tidak ada kendala dalam urusan pekerjaan sebagai kepala Biro Jombang media online kabaroposisi.net.
"Tidak ada trouble. Kerjanya bagus. Kredibilitas dan attitudenya bagus. Dan setiap ada kegiatan redaksi, orangnya pasti datang, entah rapat atau apa, dia pasti datang," tutur Suprapto.
Sebelumnya seorang pedagang ayam geprek di Jombang, tewas bersimbah darah, usai diduga jadi korban pembunuhan, oleh tetangganya.
Korban, dibunuh dengan cara ditembak dengan senapan angin, dan dipukul menggunakan palu di bagian kepala. Usai mengalami hal itu, korban tewas berada di depan rumahnya sendiri. Belakangan diketahui korban ternyata juga seorang wartawan media online di Jombang.