Selain Penjual Ayam Geprek, Korban Pembunuhan di Jombang Ternyata Wartawan Media Online

Polisi saat menunjukkan barang bukti pembunuhan
Sumber :
  • Elok Apriyanto / Jombang

Suprapto mengaku mendapat kabar meninggalnya Sapto dari salah satu wartawan di Jombang. Sebab, sebagai kepala Biro Jombang, korban membawahi dua orang wartawan yang melakukan peliputan bidang politik dan pemerintahan di Jombang. 

Cari Telur Emas Seperti di YouTube, Balita di Jombang Tewas Tenggelam di Sungai

"Setelah itu saya dapat kabar, dari rekan wartawan sini, kalau ada kejadian itu. Dia membawahi dua orang wartawan di Jombang, dan spesifikasinya wartawan birokrasi," kata Suprapto. 

Suprapto pun menegaskan bahwa selama menjadi kepala biro korban tidak memiliki masalah. Selama ini, komunikasi berjalan sangat baik. Tidak ada kendala dalam urusan pekerjaan sebagai kepala Biro Jombang media online kabaroposisi.net.

Pemudik yang Ngaku Dibegal di Mojoagung Jombang, Ternyata Pura-pura

"Tidak ada trouble. Kerjanya bagus. Kredibilitas dan attitudenya bagus. Dan setiap ada kegiatan redaksi, orangnya pasti datang, entah rapat atau apa, dia pasti datang," tutur Suprapto. 

Sebelumnya seorang pedagang ayam geprek di Jombang, tewas bersimbah darah, usai diduga jadi korban pembunuhan, oleh tetangganya.

Begal Bersajam Beraksi di Jombang, Pemudik jadi Korban

Korban, dibunuh dengan cara ditembak dengan senapan angin, dan dipukul menggunakan palu di bagian kepala. Usai mengalami hal itu, korban tewas berada di depan rumahnya sendiri. Belakangan diketahui korban ternyata juga seorang wartawan media online di Jombang.