Era Digitalisasi, Bisa Riset Bisnis Kompetitor Lewat GoogleMaps
- pixabay
6. Mempengaruhi tingkat penjualan
Dengan target pasar yang terarah, penjualan produk kuliner menjadi lebih fokus. Sebab, pemilik bisnis tahu apa yang diinginkan konsumen. Selain itu, informasi yang didapatkan dari survei pasar membuat lebih mudah ketika hendak mengembangkan produk.
Dengan pengembangan produk yang sesuai dengan keinginan pelanggan, tentu para pembeli berpotensi menjadi pelanggan setia.
Menurut sebuah penelitian, 65 persen dari keuntungan sebuah perusahaan berasal dari repeat order yang dilakukan oleh pelanggan setianya.
7. Bisa memperkirakan modal
Dengan memahami target pasar, bisa mengetahui perkiraan modal yang dibutuhkan. Pemasaran tentunya akan membutuhkan biaya.
Budget yang dikeluarkan tidak akan sia-sia karena fokus pada target. Berbeda ceritanya jika target pasar random, tidak terarah dan mengincar semuanya, maka akan membutuhkan anggaran yang besar.
8. Promosi lebih mudah
Akan lebih mudah melakukan promosi ketika segmentasi pasarnya lebih fokus. Semakin spesifik targetnya, promosi yang dilakukan tepat sasaran. Dalam hal ini, juga bisa menyesuaikan kebutuhan media promosi yang akan digunakan. Apakah melalui media cetak, media online, atau bahkan menggunakan influencer.
Hal ini dapat membangun kedekatan dengan pelanggan dan lebih mudah untuk membuka cabang usaha.