Gurihnya Brondong Ketan, Jajanan Tradisional yang Masih Eksis di Jombang
- Elok Apriyanto / Jombang
"Bahan utamanya dari gabah ketan. Dalam setiap hari menghabiskan kurang lebih 25 kilogram. Ya menghasilkan kurang lebih 5 sak (karung) lah," ujarnya.
Untuk urusan harga, Ahmad mengaku harga berondong ketan ini sangat murah. Meski pembuatannya rumit dan menggunakan bahan alami.
"Satu ikat itu Rp7 ribu, isi 10 biji per ikatnya tapi kalau beli banyak itu ada bonusnya," katanya.
Ia mengaku jajanan tradisional ini sudah memiliki pasar tersendiri di kalangan masyarakat. Sehingga jajanan jadul ini tak kalah bersaing dengan makanan modern.
Untuk itu, dalam setiap bulan ia mampu meraup cuan jutaan rupiah. Hanya dari usaha pembuatan berondong ketan itu.
"Ya kira-kira sekitar tiga juta lima ratus lah setiap bulannya," tuturnya.
Lantaran berbahan alami, dan tidak menggunakan bahan pengawet. Jajanan jadul ini sangat digemari anak-anak.