Surat Rekomendasi dari Demokrat Jombang, Tunggu Kepulangan Ketum AHY dari IKN

Ketua DPC Demokrat Jombang, Syarif Hidayatullah.
Sumber :
  • VIVA Malang (Elok Apriyanto/Jombang)

Jombang, VIVA – Kepastian turunnya surat rekomendasi untuk pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dari partai Demokrat, tinggal menghitung hari.

Jalan Arteri Jombang Padat saat Arus Balik Lebaran, Masyarakat Diminta Bersabar

Diperkirakan, surat rekomendasi pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati dari partai berlambang bintang mercy ini akan turun Minggu depan, usai ketua umum (Ketum) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pulang dari IKN.

Informasi ini, disampaikan oleh Ketua DPC Demokrat, Jombang Syarif Hidayatullah atau Gus Sentot.

Pemkab Jombang, Berangkatkan Angkutan Balik Lebaran 2025

"Sampai detik ini, saya belum ada petunjuk dari DPP. Karena nanti keputusan surat rekomendasi itu, tergantung dari DPP," kata Gus Sentot, Kamis 15 Agustus 2024.

Lebih lanjut Gus Sentot menjelaskan bahwa, saat ini mungkin ketum Demokrat sedang sibuk melakukan persiapan upacara kemerdekaan di IKN, bersama presiden Joko Widodo.

Pemudik asal Kediri Tewas di Jembatan Kayen Jombang, Usai jadi Korban Tabrak Lari

"Bisa jadi, mungkin saat ini, ketua umum kami, sibuk di IKN ya. Karena saat ini kan momentum pelaksanaan upacara 17 Agustus di IKN," ujarnya.

Ia pun menyebut bahwa kemungkinan besar, surat rekomendasi untuk pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati di pilkada Jombang, akan turun pekan depan.

"Apalagi beliau (AHY) ini mendapat tugas di IKN, dan Insya Allah minggu depan, rekomnya sudah ada keputusan," tuturnya.

Meski demikian, Gus Sentot mengaku pihaknya akan mengikuti arahan serta keputusan DPP, untuk secara maksimal memenangkan siapapun calon yang akan direkomendasikan DPP Demokrat.

"Saya tegaskan, apapun keputusan DPP, saya ketua DPC, hanya bisa manut (ngikut). Intinya saya akan all-out, siapapun yang akan direkom DPP, entah MuRah atau BiSa," katanya.

Saat disinggung pada siapakah rekomendasi itu akan diberikan, ia mengaku banyak kemungkinan yang bisa terjadi. 

Namun, rekomendasi itu dipastikan turun hanya kepada dua pasangan calon bupati dan wakil bupati, yakni Mundjidah - Sumrambah dan Warsubi -Salman, yang kini semakin mengerucut.

"Segala kemungkinan itu bisa terjadi, karena politik itu dinamis. Bisa ke MuRah (Mundjidah- Sumrambah) atau ke BiSa (Warsubi - Salman)," ujarnya.

Tapi kalau ke mantan Pj Bupati Jombang, Sugiat kemungkinan tidak. Karena antara Demokrat dan Sugiat hanya sebatas komunikasi biasa.

"Kalau ke pak Sugiat, saya belum tahu. Karena kita memang sebelumnya ada komunikasi biasa, hanya sekedar komunikasi. Tapi kami tegaskan kalau pendaftaran di DPC juga sudah tutup," tuturnya.

Ia pun menjelaskan bahwa kemungkinan besar yang akan berpeluang mendapatkan rekom adalah pasangan Mundjidah-Sumrambah. Karena hanya pasangan itu yang sudah mendapat surat tugas dari DPP.

"Bisa jadi, ya. Karena kita kalau bicara surat tugas, kan hanya Bu Mundjidah yang mendapatkannya," kata Gus Sentot.