Jelang Pemilu 2024, GUSDURian Muda Kota Malang Serukan Pemilu Damai

GUSDURian Muda Kota Malang serukan Pemilu Damai.
Sumber :
  • Dok. GUSDURian Muda Kota Malang

Malang, VIVAGUSDURian Muda Kota Malang (Garuda Malang) menyerukan Pemilu Damai kepada masyarakat Malang jelang menghadapi Pemilu 2024 yang akan digelar secara serentak pada 14 Februari 2024 mendatang.

Car Free Day Disulap Jadi Pasar Takjil Selama Ramadan

Seruan Pemilu Damai tersebut digaungkan oleh Garuda Malang dalam kegiatan bertajuk Gardu Jalanan yang berlangsung saat Car Free Day di Jalan Ijen, Kota Malang, pada Minggu, 4 Februari 2024.

Dalam kegiatan Gardu Jalanan tersebut, Garuda Malang yang merupakan komunitas bagian dari Jaringan GUSDURian ini mensosialisasikan narasi Pemilu Damai sebagai wujud edukasi kepada publik dalam menyambut Pemilu 2024.

Pemeriksaan Hewan Peliharaan Secara Gratis saat Momen HPN di CFD Malang

Presidium Garuda Malang, Audito Aji Anugrah menjelaskan, kegiatan Gardu Jalanan ini memang sengaja hadir di tengah-tengah masyarakat Malang dengan tujuan untuk mensosialisasikan Pemilu Damai.

”Gardu Jalanan ini menjadi sarana bagi GUSDURian, khususnya GUSDURian Kota Malang, untuk berdampak kepada masyarakat Malang lewat seruan Pemilu Damai jelang menghadapi Pemilu 2024,” ungkapnya.

Marak PKL Liar di CFD Malang, Satpol Melempem Dishub Pasang Badan

Lebih lanjut, Dito -sapaan Audito Aji Anugrah- menyampaikan, pentingnya narasi Pemilu Damai untuk digaungkan menjelang Pemilu 2024 ini karena banyaknya pemilih pemula dari kalangan Generasi Z.

Oleh karena itu, melalui kegiatan Gardu Jalanan tersebut, Dito berharap dapat menjadikan Pemilu 2024 ini lebih dekat dengan anak-anak muda dan mereka turut ikut serta dalam menjadikan pesta demokrasi ini berjalan damai.

”Pada kontestasi Pemilu 2024, banyak pemilih dari kalangan anak-anak muda, semestinya Pemilu ii harus lebih dekat dengan anak-anak muda. Untuk itu, Gardu Jalanan ini hadir untuk mendekatkan Pemilu pada mereka,” ujarnya.

Dito menjelaskan bahwa Gardu Jalanan yang digelar oleh Garuda Malang saat Car Free Day tersebut merupakan bagian dari gerakan Garda Pemilu yang diinisiasi oleh Jaringan GUSDURian dalam merespon situasi politik jelang Pemilu 2024.

Ia menerangkan, gerakan Garda Pemilu tersebut memiliki fungsi sebagai pendidikan politik dan demokrasi, pemantauan pemilu, serta konsolidasi masyarakat sipil untuk pemilu yang adil, jujur dan bermartabat.

”Gerakan Gardu Pemilu juga meneguhkan prinsip bahwa Jaringan GUSDURian yang merupakan gerakan berbasis sembilan nilai utama Gus Dur ini tidak terlibat dalam arus kontestasi politik praktis,” jelasnya.

Selain itu, Dito mengatakan, gerakan ini juga menjadi sarana memperkenalkan GUSDURian ke lebih banyak lapisan masyarakat, serta sosialisasi nilai-nilai Gus Dur dalam memimpin bangsa dan negara yang lebih demokratis.

”Selama kegiatan, apresiasi positif banyak diberikan oleh masyarakat Malang kepada Garuda Malang atas digelarnya Gardu Jalanan saat Car Free Day dengan mengusung narasi pemilu damai ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Kegiatan Gardu Jalanan Garuda Malang, Faisol Efendi menyebutkan bahwa Gardu Jalanan ini juga ingin menggalang solidaritas serta dukungan publik untuk pemilu yang jujur, adil, demokratis serta bermartabat.

”Kita tidak ingin Pemilu 2024 menjadi sarana perpecahan masyarakat, dibanjiri kabar palsu. Sebaliknya, kami ingin masyarakat bisa menjadi pemilih cerdas serta turut menyemarakkan Pemilu 2024 dengan aman dan kondusif,” tuturnya.

Sebagai informasi, Gardu Jalanan saat Car Free Day tersebut dibuka dengan live akustik dari penggerak GUSDURian Kota Malang. Beberapa pengunjung juga tampak hadir untuk menyumbangkan suara dan keterampilan bermusiknya.

Selain itu, mereka yang hadir juga menandatangani petisi dan menuliskan dukungan mereka untuk Pemilu 2024. Sebagai media edukasi, Garuda Malang juga membagikan kalender dan stiker kepada khalayak yang hadir.