Elektabilitas NasDem Turun Usai Usung Anies, Ini Hasil Surveynya

Anies Baswedan dan Surya Paloh
Anies Baswedan dan Surya Paloh
Sumber :
  • istimewa

MalangPartai NasDem, telah mendeklarasikan mendukung Anies Baswedan sebagai Calon Presiden pada Pemilu 2024 mendatang. Namun terkait keputusan mendukung Anies di pemilu 2024 mendatang itu, saat ini belum begitu signifikan dampaknya bagi Partai NasDem. 

Sejumlah lembaga survei justru menyebut Partai NasDem mengalami penurunan suara jika dibandingkan pada Pemilu 2019 yang lalu di mana Partai NasDem memeroleh suara sebesar 9,05 persen. 

Berikut sejumlah lembaga survei yang menyebutkan bahwa elektabilitas Partai Nasdem mengalami penurunan dalam survei terbaru mereka.

1.Litbang Kompas

 Litbang Kompas merilis hasil survei terbarunya terkait elektabilitas partai politik. Hasilnya menyebutkan bahwa dalam survei yang diadakan pada tanggal pada 24 September-7 Oktober 2022 itu elektabilitas Partai NasDem hanya berada di angka 4,3 persen. 

NasDem berada di posisi ke tujuh dan kalah elektabilitas dari PKB dan PKS Survei Litbang ini digelar pada 24 September-7 Oktober 2022, dengan mewawancarai 1.200 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 Provinsi. Survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error penelitian sebesar kurang lebih 2,8 persen. 

Berikut tingkat elektabilitas sejumlah Parpol di tanah air versi Litbang Kompas: PDIP 21,1 persen, Gerindra 16,2 persen, Demokrat 14,0 persen, Golkar 7,9 persen, PKS 6,3 persen, PKB 5,6 persen, NasDem 4,3 persen, PAN 3,1 persen dan PPP 1,7 persen

2. LSI Denny JA

Lingkaran Survei Indonesia Denny JA (LSI Denny JA) merilis hasil temuan dan analisis survei terbaru mengenai elektabilitas partai politik di Indonesia jelang Pemilu 2024. Dalam surevei yang dilakukan pada tanggal 11-20 September 2022 itu, menempatkan NasDem berada di posisi tujuh dengan elektabilitas 3,9 persen. 

Jika kondisi seperti ini yang terjadi di Pemilu 2024 mendatang, maka NasDem tidak akan dapat masuk ke Parlemen karena suara yang diperolehnya tidak sampai 4 persen. Survei LSI ini dilakukan pada tanggal 11-20 September 2022 dengan melibatkan 1.200 responden.

Metodologi sampling yang digunakan yakni multistage random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner dan Survei ini memiliki tingkat margin of error sebesar +/- 2.9 persen. 

Berikut tingkat elektabilitas sejumlah Parpol di tanah air versi survei LSI Denny JA: PDIP 20,9 persen, Partai Golkar 14,5 persen, Partai Gerindra 9,8 persen, PKS 8,3 persen, PKB 5,9 persen, Partai Demokrat 5,4 persen, Partai Nasdem 3,9 persen,  Partai Perindo 3,09 persen, PPP 2,3 persen, PAN 2,1 persen, Hanura 0,8 persen, PSI 0,6 persen, Partai Garuda 0,4 persen, PKPI 0,4 persen, PBB 0,1 persen, Partai Berkarya 0,0 persen Tidak Tahu/Tidak Jawab/ Rahasia 21,6 persen.