3 Ribu Lebih Bibit Pohon Kelapa Ditanam di SAE LSIMA Ngajum
- Dok Lapas Kelas I Malang
Malang, VIVA – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur menanaman bibit pohon kelapa di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) L’SIMA Ngajum, naungan Lapas Kelas I Malang, pada Rabu, 10 September 2025. Penanamam bagian dari gerakan serentak jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di seluruh Indonesia yang dipusatkan di Pulau Nusakambangan.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, memimpin langsung acara pusat tersebut sebagai simbol penguatan ketahanan pangan nasional. Penanaman pohon kelapa dipilih karena memiliki nilai ekonomi sekaligus ekologis yang tinggi. Harapanya lembaga pemasyarakatan semakin nyata mendukung program pemerintah.
Untuk pelaksanaan kegiatan di SAE L’SIMA dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono. Dia didampingi jajaran Kepala UPT Pemasyarakatan dan Imigrasi se-Jawa Timur.
Forkopimda Jawa Timur, Kota Malang, dan Kabupaten Malang juga hadir sebagai simbol dukungan lintas sektor. Penanaman bibit dilakukan secara simbolis sebanyak 50 batang yang dipimpin oleh Kakanwil bersama para kepala UPT, tamu undangan, dan warga binaan pemasyarakatan.
Antusiasme peserta terlihat jelas dari keterlibatan aktif seluruh unsur dalam acara ini. Hal tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemasyarakatan dan masyarakat dapat berjalan harmonis.
Kadiyono bersyukur penanaman bibit pohon kelapa berjalan lancar. Baginya, penanaman pohon kelapa menjadi momentum penting dalam menyatukan kekuatan jajaran Kemenimipas di Jawa Timur.
"Hari ini kita membuktikan bahwa seluruh jajaran Kemenimipas Jatim bisa bersinergi, bekerja sama, dan bergerak bersama mendukung 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujar Kadiyono.
Kadiyono menganggap penanaman bibit kelapa sejalan dengan program Asta Cita pemerintah,dalam ketahanan pangan. Dia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi pemasyarakatan dan masyarakat luas.
Setidaknya, 3.331 bibit pohon kelapa ditanam di SAE L’SIMA. Bibit tersebut merupakan hasil sumbangan dari seluruh UPT Kemenimipas Jawa Timur..Pohon kelapa dipilih karena dinilai mampu memberikan hasil jangka panjang yang bermanfaat, baik dari sisi pangan maupun nilai ekonominya.
“Bibit-bibit ini kelak akan menjadi sumber daya produktif yang mendukung kemandirian pangan pemasyarakatan,” ujar Kadioyo.