Harga Cabai di Kota Batu Semakin Pedas

Pedagang cabai di Pasar Induk Among Tani Kota Batu.
Sumber :
  • Viva Malang/Galih Rakasiwi

Batu, VIVA – Minimnya pasokan dari petani akibat cuaca tak menentu membuat harga cabai rawit dan cabai besar terus melambung tinggi. Tak terkecuali di Kota Batu. Seperti yang disampaikan oleh salah satu pedagang di Pasar Induk Among Tani Kota Batu, Musyarofah.

img_title Salut dan Bangga, Sosok Humanis Kombes Pol Budi Hermanto Selalu di Hati Warga Batu

Sekarang harga sudah tembus Rp 75 ribu per kilogram untuk cabai kecil/rawit dari sebelumnya Rp30 hingga Rp35 ribu. Lalu, untuk cabai besar tembus Rp75 ribu per kilogram dari harga normal Rp40 ribu per kilogram. 

"Kenaikan ini sudah 2 bulan ini terjadi. Dari harga normal dan terus naik. Kenaikan harga cabai ini dipengaruhi karena faktor cuaca. Akhirnya membuat pasokan dari petani berkurang dan tak sebanding dengan kebutuhan masyarakat," katanya, Rabu, 15 November 2023.

img_title DLH Kota Batu Asah Kapasitas Pengelola TPS3R, Siapkan Operasional Rumah Kompos 2026

Sementara itu, pedagang lain, Wiwik Isfani menuturkan harga cabai naik karena cuaca, setiap memasuki peralihan musim harga cabai memang cenderung naik. 

"Cuaca seringkali angin kencang lalu hujan. Dengan kondisi cuaca seperti ini, cabai jadi tidak bisa merah. Bisa merah tapi lama. Bahkan ada juga yang sampai membusuk. Jika cuacanya sudah kembali bagus, mungkin harganya akan kembali stabil," ujar Wiwik. 

img_title Wali Kota Batu: Pahlawan Tak Berebut Jabatan, Tapi Mengabdi untuk Bangsa

Meski begitu penjualan cabai tetap normal. Tapi ia tak berani menyetok dagangannya terlalu banyak. Takutnya dengan modal lebih besar malah nanti dagangan tidak laku dan merugi. 

 "Karena takut merugi saya stok cuma sedikit. Biasanya pedagang sini ambil dari tengkulak cabai di Pasar Gadang. Tidak ambil dari petani cabai Kota Batu, karena para petani cabai Kota Batu sudah menjual cabainya ke tengkulak besar yang ada di Pasar Gadang," ujarnya.

Terpisah, suplier cabai, Winarno menjelaskan ketersediaan cabe dari petani ketika musim peralihan sangat minim sehingga harga terus merangkak naik. Tidak menutup kemungkinan bakal naik kembali. 

"Kalau dari saya harga sudah sampai Rp69 ribu per kilogram. Sangat dimungkinkan para pedagang menjual dengan harga Rp75 ribu per kilogram. Jenis cabe yang harganya masih tinggi. Diantaranya adalah cabai lokalan original, yang ditanam petani cabe mulai dari Kasembon, Ngantang, Pujon dan Kota Batu," katanya.

Halaman Selanjutnya
img_title