Bapanas Keluarkan SE, Petani Tebu di Jombang Menjerit

Para petani tebu di Jombang.
Sumber :
  • Elok Apriyanto / Jombang

"Ini kan kasihan konsumen. Kalau memang petani yang menikmati gak masalah, kita siap membayar pajak dan lain sebagainya. Nah kalau di tingkat pengecer sudah mahal, maka yang menikmati ya para pedagang," tuturnya.

Mbatu Sae Dorong Peningkatan Produksi Pertanian di Kota Batu

Ia mengaku sebelum surat edaran tersebut keluar, pihaknya sudah menjual gula dengan harga Rp12.000 per kilogram ke pedagang. Namun, setelah harga naik, pedagang tak lagi membeli gula petani.

"Saya jual harga kemarin 12 ribu rupiah. Sebelum surat edaran itu turun. Dan setelah surat turun harga di konsumen naik, gulanya pedagang yang dijual, ke konsumen. Gak mau beli gulanya petani," kata Imron.

Petani di Jombang Dapat Mobil Fortuner dari Program Sinarmas Bank Jombang

Ia mengaku bila keluhan para petani tebu di Jombang tak didengar pemerintah. Pihaknya akan melakukan mogok besar-besaran.

"Kita akan mogok tebang dan kita akan mogok memasok tebu ke pabrik," ujarnya.

Demi Kesejahteraan Petani, Pemkot Batu Berencana Gandeng Perusahaan Asing

Hal senada juga diungkapkan oleh Sunu Budiman (70 tahun) petani tebu asal Kecamatan Mojowarno.

Ia mengaku para petani di Jombang ini memang ingin memprotes surat edaran yang dikeluarkan Bapanas.

Halaman Selanjutnya
img_title