Cara BINUS Malang Cetak Entrepreneur Muda, Lewat Coaching dan Mentoring

BINUS Malang paparkan program Coaching dan Mentoring
Sumber :
  • VIVA Malang / Ist

Kun menyampaikan rahasia mengenai kenapa bisnisnya bisa eksis hingga saat ini. Menurutnya, ia melakukan riset yang unik mengenai dunia bisnis busana. Ia memilih bisnis tas karena dinilai jarang dan rumit dalam segi pembuatan. 

Terlebih lagi, Kun menekankan pelayanan pada Wiska Company setiap pelanggan dan mengevaluasi secara terus menerus agar tetap eksis hingga saat ini.

“Dulu saya pikir sudah menjalankan bisnis, ternyata hanya sebatas dagang saja. Ketika kuliah saya belajar membangun sistem manajerial, SOP, KPI dan saat ini bisnis saya bisa semi-autopilot,” kata Kun.

Owner Brilla Futura, Bintang Putra Anugerah menjelaskan bahwa bisnisnya pada bidang event organizer (EO), sewa peralatan hingga wedding organizer (WO) serta MICE. Ia menambahkan bahwa bisnisnya dibangun sejak 2018, bahkan bisnisnya pernah menangani proyek berskala nasional.

“Kami pernah diberi kepercayaan oleh Presiden Jokowi menangani Hari Santri Nasional, hingga project susu Zee. Project susu Zee ini bisa menutup omzet sekitar Rp2,5 Miliar setiap project susu Zee,” ujar Bintang.

Bintang juga menuturkan bahwa saat ini dirinya tengah mengembangkan bisnis Wedding Organizernya yang dimentori dari Binus University.

Berbeda dengan yang lain, Akbar Naufaldy membangun bisnis pada platform desain digital yaitu Canva. Ia memanfaatkan peluang di platform Canva dengan menjual produk digital seperti template presentasi, desain, hingga feed sosial media.

“Dulu sempat diremehkan, desainer kok pakai Canva. Tapi saya melihat peluang besar di situ, dari situ saya memulai bisnis dengan membuat produk digital yang ternyata diminati oleh pasar global,” kata Naufal.

Ia juga mengakui bahwa dukungan dari tenaga pendidik di perkuliahan dalam bentuk coaching, diskusi bersama, dan mentoring oleh dosen Binus University Malang membantu dalam mematangkan strategi bisnisnya. Menurutnya, peran dosen tidak hanya sekedar akademik, namun memberikan wisdom dan arahan dalam menyeimbangkan idealis dan kepemimpinan bisnis.

“Bisnis bukan hanya sekedar omzet, tetapi juga leadership dan sistem,” tutur Naufal.