Pasca Debat Terakhir, Warga Jombang Labuhkan Dukungan ke Paslon Petahana
- Elok Apriyanto/Jombang
Jombang, VIVA – Pasca berakhirnya acara debat publik terakhir yang diselenggarakan KPU Jombang, Jawa Timur, di ballroom hotel Yusro, masyarakat di kota santri makin mantap dan melabuhkan dukungan ke pasangan calon (Paslon) petahana, Mundjidah Wahab - Sumrambah.
Hal ini terungkap dalam beberapa pertemuan tatap muka antara Paslon nomor urut 1, Mundjidah Sumrambah dengan masyarakat pada masa kampanye.
Bahkan di beberapa pertemuan, dukungan kepada pasangan petahana ini terus mengalir setelah menyaksikan performa Mundjidah dan Sumrambah yang dinilai meyakinkan dapat melanjutkan program pembangunan di Kabupaten Jombang, nantinya.
Seperti diungkapkan Anang warga Desa Candimulyo, Kecamatan Jombang, ia mengaku yakin, paslon bupati dan wakil bupati Jombang periode 2018-2023 tersebut mampu mensejahterakan masyarakat di berbagai bidang.
"Di antaranya penyerapan tenaga kerja, penanganan stunting, memajukan UMKM, infrastruktur hingga mendukung kreativitas kaum muda di Jombang," kata Anang, Sabtu, 23 November 2024.
Ia mengaku setelah melihat dan mendengar langsung dari debat, pihaknya semakin yakin pasangan petahana itu memiliki komitmen akan melanjutkan program yang masih belum selesai.
Anang juga menilai program yang selama ini sudah dijalankan sangat bagus untuk masyarakat sehìngga harus dilanjutkan dan dituntaskan satu periode lagi. Hal ini berbeda dengan paslon penantang yang masih sebatas angan-angan.
"Bu Mundjidah dan Mas Sumrambah menekankan komitmen melanjutkan program kerja di berbagai bidang, seperti layanan kesehatan, pendidikan dan lapangan kerja. Ini yang membuat saya semakin mantap memilih. Kalau pasangan lain masih sebatas janji," ujarnya.
Pria yang memiliki dua orang anak ini mengatakan pertemuan bersama puluhan warga di kampungnya untuk menyatukan komitmen bersama memberikan dukungan kepada Mundjidah-Sumrambah pada pemungutan suara 27 November 2024.
"Dukungan diberikan setelah kepemimpinannya terbukti pada program kawasan kumuh pembangunan Kali Bachin yang sudah bisa dipakai aksen jalan ole warga Desa Jombang dan Candimulyo," tuturnya.
Ia menyebut bahwa sebuah kesan positif didapatkan banyak warga Candimulyo setelah melihat gaya komunikasi Mundjidah-Sumrambah yang humanis dan bersahabat.
Ini pun berbeda dengan paslon lain yang terlihat kaku dan seperti gugup hingga salah sebut nama saat debat terakhir kemarin.
"Itu jadi penilaian warga, lho. Bu Mun dan Mas Rambah terlihat sangat tenang dan punya visi misi yang jelas. Ini bukan hanya janji kosong, tapi beliau menunjukkan komitmen nyata," katanya
"Saya dan keluarga sudah sepakat untuk mendukung pasangan 01. Saya juga akan mengajak saudara, teman lain untuk mendukung memilih beliau, Harus Menang," ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan David warga Desa Candimulyo , Kecamatan Jombang.
Dalam pilkada ini warga di kampungnya menilai rekam jejak paslon nomor urut 1 cukup jelas dan terbukti baik.
"Sementara paslon lain dalam debat yang ia tonton hanya sebatas menawarkan program yang belum tentu akan dilaksanakan, nantinya," tutur David.
Hal yang sama juga diungkapkan warga Desa Jombang, saat bertemu tatap muka dengan paslon nomor urut 1.
Fijar warga Desa Jombang menyatakan bahwa banyak warga di desanya semakin solid mendukung Mundjidah-Sumrambah setelah debat Pilbup Jombang terakhir calon bupati dan wakil bupati pada Sabtu, 16 November 2024 kemarin malam.
"Kami melihat mereka punya visi yang kuat dan jelas untuk Jombang ke depan. Keduanya sudah punya pengalaman di pemerintahan. Kombinasi keduanya cukup berhasil memajukan Jombang, sehìngga perlu untuk dilanjutkan lagi," katanya.
Ia menambahkan bahwa debat yang digelar oleh KPU beberapa waktu lalu benar-benar jadi pembuka mata.
Ini dikarenakan sebelumnya dirinya dan sejumlah warga lain masih bingung, tapi setelah mendengar visi misi dan komitmen keduanya, Fijar tidak ragu lagi untuk memilih Mundjidah-Sumrambah.
"Mereka itu tampak lebih siap menjadi pemimpin Jombang lagi. Bisa dilihat dari paparan visi dan misinya," ujarnya.
Sementara itu calon Bupati Jombang nomor urut 1, Mundjidah menyambut positif dukungan warga Jombang yang terus mengalir hingga menjelang pemungutan suara pada 27 November 2024.
Mundjidah mengucapkan terima kasih dan memastikan visi misi yang disampaikan pada debat pertama maupun kedua akan dilaksanakan pada periode kedua bersama Sumrambah.
"Terima kasih atas dukungan dan doa. Semoga Allah meridhoi setiap langkah kita untuk kemajuan Kabupaten Jombang," tutur anak dari pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Wahab Hasbullah itu.