Anies Dengungkan Keadilan dan Kesetaraan Usai Dapat Curhat Dari Kiai Kampung

Calon Presiden Anies Baswedan di Mujadalah Kiai Kampung.
Sumber :
  • Viva Malang/Uki Rama

Para kiai kampung mengungkapkan sejumlah ketimpangan antara pendidikan umum dengan pendidikan berbasis agama. Seperti guru-guru madrasah yang tidak diperhatikan hingga alumni-alumni madrasah yang tidak mendapatkan kesempatan kerja sama.

Sambut Ramadan, Hotel di Jombang Sajikan Menu Bukber Tradisional

"Kata kunci penyusunan pendidikan adalah keadilan, apakah kebijakan ini memenuhi rasa keadilan. Kata keadilan tidak hanya diucapkan saat upacara, tapi harus menjadi pegangan dalam penyusunan kebijakan. Saat ini kita melihat ketimpangan antara madrasah dan sekolah umum," kata Anies. 

Anies pun mengatakan, bahwa jika diberi amanah memimpin negeri dia tidak ingin ada ketimpangan antara pendidikan keagamaan dan pendidikan umum. Sebab, menurutnya guru madarasah maupun sekolah negeri sama-sama mencerdaskan kehidupan bangsa.

Kasus Penganiayaan Siswa di Kota Malang, Sekolah Langsung Lakukan Pembinaan

"Ini adalah aspirasi dari mereka, saya mendengarkan harapan-harapan mereka. Insya Allah menjadi perhatian. Mereka semua menginginkan keadilan, kesetaraan baik itu pendidikan, fasilitas-fasilitas. Intinya jangan ada perbedaan pendidikan keagamaan dan umum," ujar Anies.