Waketum Gerindra Ungkap Kriteria Cawapres Pendamping Prabowo di Pilpres 2024
- Elok Apriyanto / Jombang
Saat ditanya figur Erick Thohir yang memiliki kemampuan ilmu ekonomi yang bagus. Ia mengaku semua nama saat ini masih dalam pencermatan oleh partai. Dan setiap nama masih memiliki nilai positif dan negatif.
"Makanya saya bilang tadi, semuanya masih memiliki sisi positif dan negatif. Tapi A,B,C,D calon itu, masih harus dikonsultasikan dengan PKB," kata Gus Irfan yang juga merupakan Ketua Umum Gerakan Muslim Indonesia Raya (GEMIRA).
Gus Irfan menegaskan bahwa Prabowo merupakan sosok figur yang memegang teguh komitmen. Sehingga nama Cawapres yang bakal digandengnya untuk maju di Pilpres 2024, masih harus dikomunikasikan dengan PKB.
"Pak Prabowo itu orang yang sangat komitmen. Jadi begitu kita sudah komitmen dengan PKB, maka apapun, siapapun calon untuk penetapan cawapres pasti dengan PKB pembicaraannya, dan harus kesepakatan dengan PKB. Artinya disetujui PKB," ujar cucu dari Kiai Haji Hasyim Asy'ari tersebut.
Bahkan, ia mengaku jika sekjen Gerindra Ahmad Muzani sempat menyampaikan penentuan Cawapres Prabowo, juga bergantung pada PKB selaku teman koalisi Partai Gerindra.
"Pak Sekjen kita mengatakan, kuncinya ada di PKB," tuturnya.
Gus Irfan juga tak menutup kemungkinan bahwa Prabowo bisa saja kembali berdampingan dengan Sandiaga Uno seperti Pilpres 2019 lalu. Karena menurutnya, politik itu dinamis.