Pemudik Asal Pasuruan Tewas Usai Kecelakaan Tunggal di Jombang

TKP kecelakaan di Jombang.
Sumber :
  • Elok Apriyanto / Jombang

Jombang, VIVA – Diduga bermain handphone (HP) saat berkendara, sepeda motor pemudik asal Pasuruan, mengalami laka tunggal di jalan raya Tanggalrejo Mojoagung, Jombang, Jawa Timur.

Arus Mudik dan Balik Lebaran, Pengguna Jalan Wajib Patuhi Aturan Lalu Lintas di Jombang

Insiden laka tunggal yang dialami oleh Mufidatul (30 tahun) warga Desa Gajahbendo, Kecamatan Beji Pasuruan beserta ibunya Maslikhah (50 tahun) dan adiknya Muhamad Fatir (10 tahun). Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 10.10 WIB. 

Maslikhah tewas di lokasi kejadian, sedangkan, Muhamad Fatir mengalami luka dan dirawat di RSUD Jombang.

Lebaran ke 3 di Jombang, Antrian Kendaraan Mengular dari SPBU hingga Mengkreng

Rahma (25 tahun) saksi mata di lokasi kejadian mengatakan, semula sepeda motor Honda Beat nopol N 3862 TAV milik pemudik asal Pasuruan itu melaju dari arah timur ke barat.

Sesampainya di lokasi kejadian, diduga pengendara sepeda motor memainkan hp, sehingga pengendara motor kehilangan arah kemudi, dan menabrak beton jembatan yang ada di sisi jalan.

Mobil Rombongan Keluarga Pemudik dari Tuban Terbakar di Jombang

"Motornya pemudik ini dari timur ke barat, sampai di lokasi kayaknya ngambil Hp, terus yang mbonceng kehilangan kemudi, sepedanya oleng ke kiri, dan nabrak beton jembatan di sisi kiri," katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa akibat kerasnya benturan salah satu penumpang mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sedangkan perempuan yang membonceng, mengalami luka dan dirawat di Puskesmas Miagan, Mojoagung.

"Yang ibunya itu luka berat dan meninggal, kalau yang perempuan yang mbonceng luka-luka, dan adiknya juga luka, di bawa ke RSUD Jombang," ujarnya.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto membenarkan adanya peristiwa laka tunggal tersebut.

"Kejadian laka lantas tunggal sepeda motor Honda Beat di jalan raya Desa Tabggalrejo, Mojoagung 1 orang meninggal dunia dan 2 lainnya luka ringan," tuturnya.

Saat ditanya apakah penyebab terjadinya laka lantas tunggal itu, pihaknya mengaku saat ini penyidik dari Gakkum Satlantas Polres Jombang masih melakukan pendalaman. 

"Untuk penyebab terjadinya laka masih kita dalami lebih lanjut," katanya.