Legislator Soroti Biaya Kereta Cepat Yang Membengkak

Legislator Soroti Biaya Kereta Cepat Yang Membengkak
Sumber :
  • Google/desuri.id

Malang - Dewan Perwakilan Rakyat menyoroti permasalahan pembengkakan biaya proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang ditanggung oleh pemerintah.

Nama Moreno Soeprapto dan Rimzah Muncul Dalam Calon Wali Kota Malang dari Gerindra

Sesuai permintaan China Development Bank (CDB), akibat kelebihan biaya (cost overrun) dalam pengerjaan konstruksi proyek tersebut.

"Pembangunan proyek kereta cepat itu sebenarnya didesain untuk menopang dan menggenjot kegiatan perekonomian masyarakat," kata Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto.

Diganjar Pemuda Inspiratif, Fairouz Huda : 'Saya Persembahkan Untuk Ibu Khofifah dan Mas Emil'

Presiden Joko Widodo (Jokowi), kata Darmadi, memprioritaskan pembangunan infrastruktur mulai dari jalan, bendungan hingga trasnportasi massal untuk membangkitkan gairah perekonomian bangsa dan negara.

"Kebijakan Presiden Jokowi tepat membangun keterhubungan antardaerah, menempatkan koridor-koridor strategis bagi pertumbuhan perekonomian nasional dengan mengedepankan infrastruktur," kata Darmadi dalam keterangannya, Rabu, 3 Agustus 2022.

Bawaslu Kota Batu Buka Pendaftaran Panwascam, Simak Ini Syarat dan Jadwalnya

Namun, kata dia, kasus membengkaknya anggaran proyek kereta cepat tersebut telah mendistorsi visi pemerintah soal interkoneksi antardaerah untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Legislator PDIP itu mengatakan, menteri BUMN saat itu, Rini Soemarno, gagal mengartikulasikan visi Presiden Jokowi sehingga kebijakan yang dibuat pun salah kaprah.

Halaman Selanjutnya
img_title