Tiga Ujung Tombak Cetak Generasi Emas Ala Menko PMK Muhadjir

Menko PMK RI Muhadjir Effendy di UMM.
Menko PMK RI Muhadjir Effendy di UMM.
Sumber :
  • Humas UMM.

Malang – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI Muhadjir Effendy mengatakan, untuk mencetak generasi emas dan lulusan berkompeten bukan perkara mudah. Meski begitu, ada tiga ujung tombak yang memiliki peran dan mampu menentukan arah langkah anak-anak muda agar bisa meraih kesuksesan. 

Pertama, peran perguruan tinggi dalam membentuk generasi muda itu di kisaran 25 persen. Peran orang tua juga memiliki kadar yang sama di angka 25 persen. Dan terakhir sebanyak 50 persen sisanya tergantung mahasiswa atau anak muda itu bisa memaksimalkan potensinya. Mengembangkan diri dengan mengikuti berbagai kegiatan serta mampu menyelesaikan studinya dengan baik.

"Jadi tiga hal itu harus benar-benar memainkan perannya dengan baik. Percuma jika kampus dan orangtua mengantarkan dan memfasilitasi dengan sangat, tapi nyatanya mahasiswanya tidak punya mimpi dan ambisi meraih kesuksesan," kata Muhadjir dalam silaturahmi wali mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Malang, Kamis, 25 Agustus 2022. 

Mantan Rektor UMM mengatakan, usia produktif yang dimiliki Indonesia. Pada 2021 lalu, tercatat ada 146,1 juta penduduk. 7 juta diantaranya belum mendapatkan pekerjaan sebelum pandemi, kemudian naik menjadi 9 juta saat pandemi COVID-19. Dan kini menurun menjadi 8 juta jiwa.

“Belum lagi jumlah wisudawan yang diluluskan oleh perguruan tinggi mencapai 1,3 juta. Pun dengan lulusan SMA, SMK serta Aliyah yang tak bisa melanjutkan kuliah di angka 1,6 juta. Sehingga paling tidak ada 3 jutaan angkatan kerja yang membutuhkan pekerjaan. Maka saya mendorong perguruan tinggi untuk mencetak wirausaha yang mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat lain,” ujar Muhadjir. 

Sementara itu, Rektor UMM Fauzan, mengatakan di UMM jumlah pendaftar mahasiswa baru mencapai 20 ribu orang. Sedangkan kuota yang diterima hanya 7 ribu orang. Dia pun meminta orang tua dan mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan baik.

“Kami juga memiliki program UMM PASTI, program yang memastikan anak bapak dan ibu bisa lulus tepat waktu 3,5 hingga 4tahun. Pun dengan kepribadian yang mandiri serta kepastian mendapatkan kerja usai lulus. Untuk mewujudkannya, kami sudah menyediakan berbagai kegiatan yang bisa mahasiswa ikuti untuk mengembangkan potensi dan minat yang dimilikinya,” tutur Fauzan.