Buntut Kepala Bocah SD Bocor di Jombang, Dinas P dan K Bakal Evaluasi Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, Senen
Sumber :
  • Elok Apriyanto / Jombang

Jombang, VIVA – Dampak dari insiden yang menimpa AA (8 tahun) pelajar SDN Genenganjasem, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Jombang, bakal melakukan evaluasi terhadap kepala sekolah SDN Genenganjasem.

Cegah Aksi Pencurian, Polres Jombang Lakukan Patroli Rumah Kosong yang Ditinggal Mudik

"Ya jelas ada (proses evaluasi internal), dan kami sudah melakukan langkah-langkah, yakni minggu depan kita kumpulkan, korwil sama ketua K3 (kelompok kerja kepala sekolah) di masing-masing kecamatan, terutama di SD," kata Kepala Dinas P dan K Jombang, Senen pada Jumat, 29 September 2023.

Ia mengatakan evaluasi tersebut, untuk meningkatkan kewaspadaan guru pada proses penyelenggaraan pendidikan di sekolah masing-masing.

Arus Mudik dan Balik Lebaran, Pengguna Jalan Wajib Patuhi Aturan Lalu Lintas di Jombang

"Pada intinya, guru harus selalu waspada terkait kegiatan siswa diluar jam pembelajaran," ujar Senen. 

Selain itu, Senen menegaskan akan melakukan pembinaan secara berjenjang kepada Kepala Sekolah SDN Genenganjasem, terkait adanya peristiwa yang dialami AA (8) pelajar kelas satu.

Lebaran ke 3 di Jombang, Antrian Kendaraan Mengular dari SPBU hingga Mengkreng

"Kalau itu (pembinaan pada Kepala Sekolah SDN Genenganjasem) otomatis itu, dan itu akan dilakukan secara berjenjang mulai dari Korwil sama ketua kelompok kepala sekolah (K3). Kalau sanksi belum, kita lihat dulu seperti apa nanti," tuturnya.

Ia mengaku dalam waktu dekat pihaknya akan mengunjungi kediaman korban dan pelaku, guna memulihkan kondisi mental dari masing-masing siswa kelas 1 SDN Genenganjasem tersebut.

"Ya saya paham, itu (korban gak mau sekolah) karena masalah traumatik karena psikologis anak kan bisa saja seperti itu. Ya saya rencananya akan ke rumahnya, dan akan kita beritahu. Rencananya di sela-sela hari kerja, kemungkinan hari Senin (pekan depan)," kata Senen.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang bocah SD di Jombang, mengalami luka pada bagian kepala usai terlempar kayu oleh teman sekelasnya di jam istirahat sekolah.