Semarakkan Hari Santri dan Maulid Nabi, Dinas P dan K Jombang Gelar Lomba Keagamaan
- Elok Apriyanto / Jombang
Jombang, VIVA – Semarakkan peringatan hari santri dan Maulid Nabi Muhammad SAW, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinas P dan K), Kabupaten Jombang, Jawa Timur, bakal menggelar sejumlah perlombaan keagamaan.
Kegiatan lomba keagamaan itu akan dilaksanakan pada bulan depan, tepatnya pada akhir bulan September 2023. Dan lokasi perlombaan di aula Dinas P dan K Jombang.
Kepala Dinas P dan K Kabupaten Jombang, Senen mengatakan lomba keagamaan itu nantinya akan diikuti oleh seluruh pelajar tingkat SD se Kabupaten Jombang.
"Lomba yang minat dan bakat itu akan digelar di bulan September. Tepatnya lomba keagamaan," kata Senen, 29 Agustus 2023.
Ia menyebut, ada beberapa jenis lomba keagamaan yang digelar dalam rangka peringatan hari santri dan maulid nabi.
"Lomba keagamaan itu ada banjari, terus ada MTQ, pildacil, baca kitab (Al Quran) terus hafiz, antar SD," ujarnya.
Untuk lokasi lomba keagamaan itu, nantinya akan dilaksanakan di kantor Dinas P dan K Kabupaten Jombang.
"Rencana lombanya akan dilakukan di sini (kantor Dinas P dan K). Ada yang di panggung depan, ada yang di masjid, dan ada juga yang diaula-aula dinas sini," tuturnya.
Sedangkan untuk waktu pelaksanaan lomba keagamaan yang akan diikuti pelajar SD se Jombang akan dilaksanakan pada akhir bulan September. Pada momen hari santri.
"Tanggalnya untuk lomba keagamaan itu, sekitar minggu terakhir, tanggal 21 dan 22 September," kata Senen.
Ia berharap dengan adanya lomba keagamaan itu, Dinas P dan K Jombang, dapat melihat talenta pelajar SD yang mampu mengharumkan nama baik Jombang.
"Kalau keagamaan itu kita ingin melihat talenta anak dalam keagamaan, mampu membaca kitab, dan kalau di banjari, bisa melihat kemampuan pelajar mendalami seni Islam. Termasuk kemampuan anak dalam menulis kaligrafi," ujarnya.
Ia mengatakan, tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan kemapuan pelajar dari non akademik.
"Jadi kita tidak hanya ingin, anak-anak ini baik dari sisi akademisnya saja, tetapi juga baik prestasinya di sisi non akademik," katanya.
"Namun yang jelas, kita inginkan para pelajar ini dari sisi keagamaan lebih matang lagi, lebih bisa menyamai dengan anak-anak yang ada di Ponpes, walaupun tidak sama persis," tuturnya.